alexametrics

Pemilu Sela Amerika: Demokrat Kuasai DPR, Republik Rebut Senat

loading...
Pemilu Sela Amerika: Demokrat Kuasai DPR, Republik Rebut Senat
Presiden Amerika Serikat Donald John Trump. Foto/REUTERS/Kevin Lamarque
A+ A-
WASHINGTON - Pemilu sela Amerika Serikat (AS) yang digelar sejak Selasa waktu setempat telah rampung. Hasilnya, kubu Partai Demokrat menguasai kursi Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), sedangkan kubu Partai Republik merebut mayoritas kursi Senat.

Presiden Donald Trump telah mengadakan konferensi pers pertamanya sejak pemilihan umum (pemilu) sela, di mana partainya; Partai Republik, kehilangan kendali atas DPR.

Menurut laporan media setempat, Partai Republik mempertahankan kontrol Senat AS, setelah kampanye memecah belah yang ditandai dengan retorika inflamasi atas ras dan imigrasi.

Namun, hilangnya kendali DPR oleh Partai Republik membuat Trump akan menghadapi hambatan tambahan untuk memuluskan tujuan kebijakannya.

Berbicara di Gedung Putih pada hari Rabu, Trump meminta Demokrat untuk bekerja dengannya untuk "menjaga keajaiban ekonomi".

"Ada banyak hal hebat yang bisa kita lakukan bersama," kata Trump, sambil memperingatkan partai itu tidak menyelidiki dirinya atas hubungannya dengan Rusia, seperti dikutip Reuters, Kamis (8/11/2018).

Dalam tweet yang di-posting sebelum konferensi pers, Trump mengancam Demokrat jika mendorong penyelidikan atas dugaan hubungannya dengan Rusia dengan membongkar skandal kebocoran rahasia negara yang dilakukan kubu Partai Demokrat.

"Jika Demokrat berpikir mereka akan membuang-buang Uang Wajib Pajak yang menyelidiki kita di tingkat DPR, maka kita juga akan dipaksa untuk mempertimbangkan menyelidiki mereka untuk semua kebocoran Informasi Rahasia, dan banyak lagi, di tingkat Senat. Dua bisa bermain pada game itu!," tulis Trump.

Politisi senior Demokrat yang dijagokan memimpin DPR, Nancy Pelosi, mengatakan Demokrat akan bekerja dengan Partai Republik. Namun, dia menegaskan bahwa partainya  tidak akan melayani kebijakan "stempel" kebijakan Trump.
(mas)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak