alexametrics

Prancis Tegaskan Tolak Sanksi Baru AS pada Iran

loading...
Prancis Tegaskan Tolak Sanksi Baru AS pada Iran
Menteri Keuangan Prancis, Bruno Le Maire, mengatakan, negaranya menolak sanksi terbaru yang dijatuhkan oleh Amerika Serikat (AS) terhadap Iran. Foto/Istimewa
A+ A-
PARIS - Menteri Keuangan Prancis, Bruno Le Maire, mengatakan, negaranya menolak sanksi terbaru yang dijatuhkan oleh Amerika Serikat (AS), atau apa yang dia sebut sebagai "polisi perdagangan" dunia, terhadap Iran. 

"Mengingat tindakan Washington di dunia di bawah nama "polisi perdagangan" dan melanjutkan sanksi AS terhadap rakyat Iran, Prancis berusah menentang tindakan Washington dan meningkatkan peran internasional Eropa," ucap Le Maire, seperti dilansir IRNA pada Rabu (7/11).

Le Maire mengatakan, Paris berencana untuk membuat saluran perdagangan khusus untuk mempertahankan hubungan perdagangannya dengan Iran. "Eropa menolak untuk mengizinkan AS menjadi polisi perdagangan dunia," ucapnya.

Sementara itu, sebelumnya, Jerman melemparkan kritikan keras terhadap keputusan AS untuk kembali menjatuhkan sanksi terhadap Iran. Berlin memperingatkan hal itu dapat  mengarah pada destabilisasi dan memperkuat kekuatan radikal di Iran.

"Kami pikir langkah ini salah. Jerman akan mengambil langkah yang tepat, bersama dengan mitra Uni Eropa (UE), untuk menjaga perjanjian nuklir dengan Iran tetap hidup," kata Menteri Luar Negeri Jerman, Heiko Maas.

"Kami mengambil langkah-langkah yang diperlukan agar ekonomi Iran tidak akan runtuh sepenuhnya, dan mengarah ke situasi destabilisasi yang benar-benar akan mendukung kekuatan radikal di Iran," sambungnya.

Diplomat top Jerman itu kemudian memperingatkan bahwa sanksi baru terhadap Iran dapat semakin meningkatkan ketegangan di Timur Tengah dan menjadi ancaman bagi keamanan Eropa.
(esn)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak