alexametrics

Jamal Khashoggi, dari Pewawancara Osama hingga Jadi 'Musuh' Saudi

loading...
Jamal Khashoggi, dari Pewawancara Osama hingga Jadi Musuh Saudi
Jamal Khashoggi, wartawan Arab Saudi pengkritik rezim kerajaan yang hilang setelah masuk Konsulat Saudi di Istanbul 2 Oktober 2018. Dia diduga telah dibunuh di konsulat. Foto/BBC
A+ A-
RIYADH - Jamal Khashoggi, wartawan Arab Saudi yang terkenal, masuk ke konsulat negaranya di Istanbul pada 2 Oktober 2018 untuk mendapatkan dokumen pernikahan. Menurut polisi Turki, dia tidak pernah keluar lagi sejak itu.

Pihak berwenang di Istanbul percaya dia dibunuh di dalam gedung konsulat, tetapi pemerintah Saudi bersikeras dia sudah meninggalkan kantor misi diplomatik tersebut pada hari yang sama saat dia masuk.

Dia bukan wartawan sembarangan. Dia pernah tercatat sebagai penasihat keluarga Kerajaan Saudi. Namun, dalam setahun terkahir dia berubah jadi "musuh" pemerintah Saudi dengan menyuarakan kritik keras atas kebijakan rezim kerajaan, termasuk blokade Qatar dan perang di Yaman. Perubahan sikapnya membuatnya pergi ke pengasingan di Amerika Serikat (AS) sejak tahun lalu.



Khashoggi lahir di Madinah pada tahun 1958. Dia belajar administrasi bisnis di AS di Indiana State University.

Dia kemudian kembali ke Arab Saudi dan memulai kariernya sebagai wartawan pada 1980-an sebagai reporter untuk surat kabar regional yang meliput invasi Soviet ke Afghanistan.

Dari pekerjaannya itu, dia mengikuti dengan saksama kebangkitan Osama bin Laden, pendiri kelompok al-Qaeda. Khashoggi sudah beberapa kali mewawancarai Osama selama tahun 1980-an dan 1990-an.

Dia juga pernahh meliput peristiwa besar lainnya di kawasan Timur Tengah, termasuk Perang Teluk pertama di Kuwait.

Pada tahun 1990-an, Khashoggi bekerja full time di Arab Saudi dan pada tahun 1999 menjadi wakil editor surat kabar Arab berbahasa Inggris.

Pada tahun 2003 dia menjadi editor surat kabar Al Watan, tetapi dipecat hanya dua bulan setelah masa jabatannya karena menerbitkan kisah-kisah yang kritis terhadap pembentukan ulama Saudi.
halaman ke-1 dari 3
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak