alexametrics

Kasus Khashoggi, Negara-negara Islam Bersolidaritas pada Saudi

loading...
Kasus Khashoggi, Negara-negara Islam Bersolidaritas pada Saudi
Bendera kebangsaan Arab Saudi berkibar di Konsulat Saudi di Istanbul. Di konsulat itulah, wartawan pengkritik Saudi Jammal Khashoggi, dilaporkan hilang sejak 2 Oktober 2018. Foto/REUTERS
A+ A-
RIYADH - Negara-negara Islam dan Arab ramai-ramai bersolidaritas pada Arab Saudi yang sedang mendapat tekanan atas hilangnya wartawan pengkritik kerjaaan, Jamal Khashoggi. Jurnalis itu hilang setelah masuk Konsulat Saudi di Istanbul pada 2 Oktober 2018.

Amerika Serikat sudah mengancam akan menjatuhkan sanksi berat jika Saudi terbukti berada di balik pembunuhan wartawan Washington Post tersebut. Riyadh, yang membantah memberi perintah pembunuhan terhadap Khashoggi, mengancam balik akan menjatuhkan sanksi lebih keras terhadap semua negara yang "menghukum" Saudi.

Negara-negara Islam dan Arab menegaskan peran utama Saudi dalam membangun keamanan, stabilitas, perdamaian dan meningkatkan kerja sama ekonomi di kawasan dan dunia. Berikut kelompok negara Arab dan Islam yang bersolidaritas pada Riyadh, sebagaimana dikutip Al Arabiya, Senin (15/10/2018).

Liga Arab

Sumber resmi di Liga Arab telah mengonfirmasi penolakan setiap ancaman, upaya untuk menjatuhkan sanksi, atau pun menggunakan tekanan politik pada Kerajaan Arab Saudi.

Organisasi Kerjasama Islam (OKI)

Organisasi Kerjasama Islam (OKI) menyambut pernyataan oleh sumber resmi Saudi, yang menegaskan penolakan total setiap ancaman sanksi dan upaya untuk melemahkan kerajaan. OKI juga menyambut sikap Riyadh yang menentang pengunaan tekanan politik dalam kasus hilangnya Khashoggi. OKI menyatakan, pengulangan tuduhan palsu tidak akan membahayakan Kerajaan Saudi.

Yordania

Pemerintah Yordania menegaskan peran sentral Kerajaan Arab Saudi dan peran utamanya dalam membangun keamanan, stabilitas dan perdamaian dan meningkatkan kerja sama ekonomi di kawasan dan dunia.

Menteri Informasi Jumana Ghunaimat mengatakan dalam sebuah pernyataan pers hari ini bahwa Yordania berdiri dengan Arab Saudi dalam menghadapi rumor dan kampanye yang ditujukan tanpa berdasarkan pada fakta.

Dia menekankan dukungan Yordania untuk posisi Saudi dalam memberikan alasan dan kebijaksanaan untuk mencari kebenaran. Kerajaan Yordania juga menekankan hubungan strategis yang kuat dengan Kerajaan Saudi. Amman menentang upaya penargetan terhadap Kerajaan Saudi, peran, serta statusnya di Arab dan Dunia Islam dan dunia secara keseluruhan.

Uni Emirat Arab

Sheikh Abdullah bin Zayed Al Nahyan, Menteri Luar Negeri dan Kerjasama Internasional Uni Emirat Arab (UEA), menegaskan solidaritas negaranya pada Saudi. Dia menentang siapa pun yang mencoba untuk "mengkompromikan" posisi dan status regional Saudi.

Dia menyatakan penolakan total UEA atas semua upaya yang akan membahayakan peran mendasar Arab Saudi dalam membangun keamanan dan perdamaian regional dan reputasi kerajaan di dunia Arab, Islam dan internasional.

Dia menyatakan penghargaannya yang dalam atas kedudukan tinggi dan kepemimpinan Arab Saudi; memuji posisinya sebagai kekuatan utama untuk menjamin keamanan dan stabilitas dunia Arab dan Islam dan wilayah secara keseluruhan. Menteri UEA ini memuji peran positif Riyadh dalam semua inisiatif dan kebijakan konstruktifnya yang berkontribusi pada keamanan dan pembangunan regional serta internasional.
halaman ke-1 dari 3
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak