alexametrics

Palestine Walk di Bandung, dari Indonesia untuk Perjuangan Palestina

loading...
Palestine Walk di Bandung, dari Indonesia untuk Perjuangan Palestina
Menteri Luar Negeri (Menlu) Indonesia Retno Marsudi bersama Menlu Palestina Riyad al-Maliki dan Wali Kota Bandung Oded M Daniel menyusuri Palestine Walk: Road to Freedom yang diresmikan Jumat (12/10/2018). Foto/Kemlu RI
A+ A-
BANDUNG - Menteri Luar Negeri (Menlu) Republik Indonesia Retno LP Marsudi bersama Menlu Palestina Riyad al-Maliki dan Wali Kota Bandung Oded M Daniel meresmikan Palestine Walk: Road to Freedom. Situs yang diresmikan tersebut adalah taman yang jadi simbol dukungan Indonesia untuk perjuangan kemerdekaan Palestina.

Taman sepanjang 100 meter di Jalan Alun-alun Timur, Bandung, diresmikian Jumat kemarin.



"Palestine Walk menggambarkan dukungan dan komitmen masyarakat Indonesia, khususnya Kota Bandung terhadap perjuangan rakyat Palestina dan sebagai pengingat agar semangat perjuangan tersebut tetap beresonansi di hati kita," kata Menlu Retno dalam pernyataan tertulis yang diterima SINDOnews, Sabtu (13/10/2018).

Bandung menjadi salah satu kota yang erat dalam sejarah dukungan Indonesia untuk kemerdekaan Palestina. Pada tahun 1955, Bandung menjadi tuan rumah Konferensi Asia Afrika (KAA) pertama yang salah satunya menghasilkan dukungan negara-negara Asia dan Afrika untuk kemerdekaan Palestina.

Semangat perjuangan di Bandung tersebut dinyatakan kembali dalam pertemuan KAA tahun 2005 dan tahun 2015 di Bandung. Tugu Monumen KAA sebagai salah satu titik akhir Palestine Walk melambangkan harapan pencapaian kemerdekaan Palestina yang menjadi tujuan besar negara-negara anggota KAA.

"Dukungan bangsa Indonesia tidak akan pernah luntur hingga rakyat Palestina memperoleh kemerdekaannya, Palestina selalu ada dalam nafas diplomasi Indonesia," ujar Retno.

Selama di Bandung, Menlu Palestina juga akan berdiskusi bersama Sahabat Museum KAA (SMAKAA) di Gedung Merdeka untuk bertukar pikiran mengenai solidaritas negara-negara Asia-Afrika bagi perjuangan Palestina. Kegiatan ini akan dihadiri oleh 400 orang pelajar dan masyarakat luas.

Kedua kegiatan tersebut adalah bagian dari rangkaian Indonesian Solidarity Week for Palestine yang diinisiasi oleh Kementerian Luar Negeri RI dari tanggal 13-17 Oktober 2018, bertepatan dengan kunjungan Menlu Palestina ke Indonesia.

"Kegiatan ini tidak hanya menjadi wujud kesinambungan komitmen Indonesia untuk Palestina, namun juga untuk meningkatkan pemahaman dan kepedulian bangsa Indonesia atas perjuangan bangsa Palestina," kata Menlu Retno.
(mas)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak