alexametrics

Khashoggi Hilang, Branson Tangguhkan Proyek Rp15,2 T dengan Saudi

loading...
Khashoggi Hilang, Branson Tangguhkan Proyek Rp15,2 T dengan Saudi
Richard Branson, miliarder Inggris pendiri Virgin Group. Foto/REUTERS
A+ A-
LONDON - Pendiri Virgin Group, Richard Branson, menangguhkan proyek investasi senilai USD1 miliar (Rp15,2 triliun) dengan Arab Saudi. Langkah Branson itu sebagai respons atas hilangnya wartawan pengkritik rezim Kerajaan Saudi, Jamal Khashoggi.

Branson membuat pengumuman itu hari Kamis ketika para Senator Amerika Serikat (AS) menuntut penyelidikan atas misteri hilangnya koresponden dan kolomnis The Washington Post itu.



Baca: Rekaman Kuatkan Dugaan Wartawan Khashoggi Dimutilasi Algojo Saudi

Khashoggi dilaporkan hilang tak lama setelah memasuki kantor Konsulat Saudi di Istanbul, Turki, pada 2 Oktober 2018. Sumber pemerintah Turki dan AS mengklaim ada rekaman audio dan video yang menguatkan dugaan bahwa wartawan itu dibunuh dan dimutilasi tim algojo Riyadh di konsulat.

"Apa yang telah dilaporkan terjadi di Turki terkait hilangnya jurnalis Jamal Khashoggi, jika terbukti benar, jelas akan mengubah kemampuan kita di Barat untuk melakukan bisnis dengan Pemerintah Saudi," kata Branson dalam sebuah pernyataan, yang dikutip Reuters, Jumat (12/10/2018).

"Kami telah meminta informasi lebih lanjut dari pihak berwenang di Saudi dan untuk memperjelas posisi mereka dalam kaitannya dengan Khashoggi," lanjut miliarder Inggris tersebut.

Pemerintah Saudi mengumumkan niatnya untuk menginvestasikan USD1 miliar ke Virgin Galactic dan Virgin Orbit tahun lalu.
halaman ke-1 dari 2
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak