alexametrics

Assad Bilang Tragedi Pesawat Il-20 Rusia karena Arogansi Israel

loading...
Assad Bilang Tragedi Pesawat Il-20 Rusia karena Arogansi Israel
Presiden Republik Arab Suriah Bashar al-Assad. Foto/REUTERS
A+ A-
DAMASKUS - Presiden Republik Arab Suriah Bashar al-Assad mengirim pesan belasungkawa kepada Presiden Rusia Vladimir Putin atas tragedi jatuhnya pesawat Il-20 Rusia oleh sistem rudal S-200 Damaskus. Sekutu Putin ini menyalahkan Israel sebagai pemicu tragedi yang menewaskan 15 tentara Moskow.

"Presiden Suriah memuji pahlawan Rusia yang melakukan tugas mulia mereka dalam perang melawan terorisme di Suriah," tulis kantor berita negara Suriah, SANA, Kamis (20/9/2018).



"Presiden Assad menulis dalam suratnya kepada Vladimir Putin bahwa kecelakaan pesawat Il-20 Rusia di dekat pangkalan udara Khmeimim adalah hasil dari arogansi Israel," lanjut laporan SANA.

Insiden itu terjadi pada Senin malam lalu. Awalnya, empat jet tempur F-16 Israel menyerang fasilitas militer Suriah di Latakia yang diklaim jadi transit sistem persenjataan Iran untuk Hizbullah Lebanon.

Serangan empat jet tempur itu direspons oleh sistem rudal pertahanan S-200 Suriah. Pada saat itulah, secara kebetulan pesawat mata-mata Il-20 Rusia sedang dalam perjalanan pulang ke Pangkalan Udara Khmeimim dan terkena tembakan sistem rudal Suriah.

Pada Selasa pagi, Moskow menuduh Israel menggunakan pesawat Il-20 sebagai perisai untuk melakukan serangan di Suriah. Menurut Kementerian Pertahanan Rusia, pilot Israel hanya memberikan peringatan bahaya itu satu menit yang membuat pesawat Il-20 terjebak dalam baku tembak.

Insiden ini memicu krisis paling serius antara Moskow dan Tel Aviv sejak Rusia melakukan intervensi militer di Suriah tiga tahun lalu. Kedua negara selama ini membangun saluran komunikasi khusus untuk mencegah kecelakaan yang tidak disengaja di wilayah udara Suriah.

"Akibat tindakan militer Israel yang tidak bertanggung jawab, 15 personel layanan (militer) Rusia tewas," kata juru bicara Kementerian Pertahanan Rusia Igor Konashenkov.

“Ini benar-benar tidak sesuai dengan semangat kemitraan Rusia-Israel. Kami berhak untuk mengambil tindakan yang sepadan sebagai respons."

Hari ini (20/9/2018), Mayor Jenderal Amikam Norkin, Komandan Angkatan Udara Israel memimpin delegasi militer melakukan kunjungan ke Moskow. Militer Tel Aviv merasa perlu memberikan penjelasan setelah disalahkan Moskow atas insiden yang menewaskan 15 tentara Rusia yang ada di dalam pesawat Il-20.

"Komandan Angkatan Udara dan pejabat yang menyertainya akan menyajikan gambaran tentang apa yang terjadi dalam semua aspeknya, termasuk...kesimpulan utama dari penyelidikan yang dilakukan oleh Pasukan Pertahanan Israel (IDF)," kata layanan pers militer Israel dalam sebuah pernyataan.
(mas)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak