alexametrics

Jutaan Jamaah Bergerak ke Arafah

loading...
Jutaan Jamaah Bergerak ke Arafah
A+ A-
MEKKAH - Jutaan jamaah dari seluruh dunia hari ini bergerak dari Mekkah menuju Arafah. Mereka akan melaksanakan wukuf yang merupakan puncak dari rangkaian ibadah haji.

Seluruh jamaah haji Indonesia yang saat ini sudah berada di Mekkah akan diberangkatkan secara bertahap, yakni pagi, siang, dan sore hari. “Pemberangkatan jamaah haji ke Arafah dari hotel di Mekkah dilakukan dalam tiga gelombang,” ujar Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin dalam rapat koordinasi di Mekkah, Arab Saudi, Jumat (17/8) sore waktu Arab Saudi.

Secara rinci pemberangkatan pagi akan dimulai pukul 07.00-12.00, siang pukul 12.00-16, dan pemberangkatan sore pukul 16.00-24.00 waktu Arab Saudi. Kepala Bidang Perlindungan Jamaah (Kabid Linjam) Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Jaetul Muchlis menambahkan, jamaah digeser dari Mekkah ke Arafah secara bertahap menjadi tiga gelombang berdasarkan jumlah bus yang dialokasikan ke setiap maktab.

Menurutnya, setiap maktab mendapat jatah 21 bus, di mana setiap busnya dalam sekali jalan akan mengangkut 48 jamaah. Setelah bus-bus tersebut menurunkan jamaah di Arafah, lantas akan kembali ke Mekkah untuk mengambil jamaah lagi hingga tiga kali.



“Makanya dibuat tiga gelombang, pagi, siang, dan sore,” kata Muchlis. Muchlis menerangkan, untuk satu bus punya kewajiban mengangkut 144 jamaah, jadi 21 bus tersebut bisa mengangkut jamaah hingga 3.000 jamaah.

Pengaturan angkutan bus ini disesuaikan dengan jumlah jamaah di setiap maktab yang jumlahnya antara 2.700 hingga 3.000 orang. Selama musim haji ini Indonesia memiliki 70 maktab. Setiap maktab berjumlah 2.700-3.000 jamaah.

Saat di Arafah, mereka akan menghuni 20-30 tenda. Teknis pemberangkatan jamaah tersebut, kata Muchlis, akan dimulai dari jamaah yang menempati kamar hotel di lantai bawah dan selanjutnya jamaah yang menempati kamar di lantai atasnya.

Jamaah yang menempati kamar lantai pertama akan ditempatkan pada tenda paling belakang sehingga pemberangkatan terakhir ditempatkan di tenda paling depan. Terkait dengan keamanan dan keselamatan jamaah, dia mengungkapkan bahwa Pemerintah Arab Saudi telah mengerahkan ribuan polisi di jalur lalu lintas menuju Arafah.

Adapun sistem pengamanan dari internal petugas haji, pihaknya menggeser personel Linjam dari beberapa sektor yang ada di Mekkah secara bertahap ke Arafah.

“Tim pertama akan menerima kedatangan jamaah di Arafah, sementara tim kedua baru akan tiba di Arafah setelah di Mekkah dipandang telah kondusif,” katanya. Muchlis mengimbau kepada jamaah untuk mengikuti ketentuan pemberangkatan secara tertib, baik waktu maupun tertib saat naik maupun turun bus.

Selama di Arafah, lanjut dia, jamaah diimbau tidak keluar maktab karena cuaca yang ekstrem. Selain itu juga kemungkinan sulit memahami tanda medan di sekitar maktab sehingga berpotensi tidak mengetahui untuk kembali ke tendanya.

Pergerakan jamaah dari Mekkah ke Arafah dari seluruh dunia dilakukan secara serentak. Karena itu, jamaah diimbau senantiasa berada dalam regu masing-masing, jangan terpisah dan memisahkan diri.
halaman ke-1 dari 3
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak