alexametrics

Cabut Izin Keamanan Eks Bos CIA, Trump Tuai Kecaman

loading...
Cabut Izin Keamanan Eks Bos CIA, Trump Tuai Kecaman
Foto/Ilustrasi/Nehandaradio
A+ A-
WASHINGTON - Presiden Donald Trump menghadapi kecaman yang belum pernah terjadi sebelumnya dari mantan pejabat intelijen setelah mencabut izin keamanan mantan Direktur CIA John Brennan. Namun Trump membela langkahnya yang diumumkan pada pertengahan minggu itu.

Kelompok bipartisan, termasuk Robert Gates, George Tenet, David Petraeus, James Clapper dan Leon Panetta, mengecam presiden dengan surat pedas yang dikeluarkan Kamis malam. Pada Jumat malam, 60 mantan perwira intelijen lainnya menambahkan suara mereka dalam surat mereka sendiri.

Dalam pernyataan yang dikeluarkan Kamis malam, pejabat yang bertugas di bawah presiden Republik dan Demokrat mengatakan mereka tidak selalu setuju dengan kritik keras Brennan terhadap presiden. Tetapi otorisasi keamanan harus didasarkan pada keamanan nasional, bukan politik.

"Kami semua setuju bahwa tindakan presiden mengenai John Brennan dan ancaman tindakan serupa terhadap mantan pejabat lainnya tidak ada hubungannya dengan siapa yang seharusnya dan tidak boleh memiliki izin keamanan - dan semua yang harus dilakukan dengan upaya untuk menahan kebebasan berbicara," kata Direktur CIA, wakil direktur dan direktur intelijen nasional.

"Kami belum pernah melihat persetujuan atau penghapusan izin keamanan yang digunakan sebagai alat politik," tulis mereka seperti dikutip dari Reuters, Minggu (19/8/2018).

Petraeus, salah satu penandatangan, pernah dianggap oleh Trump sebagai calon sekretaris negara.

Seperti penandatangan surat pertama, 60 mantan perwira CIA mengatakan bahwa sementara mereka tidak selalu setuju dengan pendapat Brennan.

“Ini adalah keyakinan kami bahwa negara akan melemah jika ada tes lakmus politik yang diterapkan sebelum ahli berpengalaman diperbolehkan untuk berbagi pandangan mereka," kata 60 mantan perwira CIA.

Kelompok kedua termasuk Henry Crumpton, yang juga menjabat sebagai pejabat kontra-terorisme Departemen Luar Negeri dan Letitia Long, mantan kepala Badan Intelijen Geospasial Nasional, yang mengawasi satelit militer yang digunakan untuk pengumpulan intelijen, navigasi dan komunikasi.

Dalam penentangan lain terhadap presiden, pensiunan Angkatan Laut Laksamana William McRaven, memuji Brennan dan meminta Trump untuk mencabut izin keamanannya sendiri. Dalam opininya di Washington Post bahwa ia akan "mempertimbangkannya sebagai sebuah kehormatan." McRaven adalah perwira yang mengawasi operasi yang menewaskan Osama bin Laden.

Trump pun membela keputusannya yang diumumkan pada hari Rabu lalu. Ia mengatakan telah mengangkat izin keamanan mantan kepala CIA itu daripada menghambat kebebasan berbicara.

Sebelumnya, Trump mencabut izin keamanan mantan Direktur CIA John Brennan karena dianggap terlalu kritis.

Keputusan pencabutan izin keamanan untuk Brennan disampaikan juru bicara Gedung Putih Sarah Huckabee Sanders, hari Rabu waktu Washington. Dalam pengumumannya, Sanders mengatakan bahwa dia juga sedang mengevaluasi apakah mantan pejabat tinggi lainnya yang mengkritik pemerintah Trump harus memiliki izin keamanan atau tidak.

Baca: Trump Cabut Izin Keamanan Eks Bos CIA karena Kelewat Kritis
(ian)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak