alexametrics

Makam-Makam Kuno Penuh Misteri

loading...
Makam-Makam Kuno Penuh Misteri
A+ A-
Keberadaan pemakaman kuno layaknya sebuah kode yang mengandung banyak informasi baru atau menyisakan sebuah misteri. Dalam beberapa tahun terakhir, banyak penemuan baru terkait makam kuno, entah itu makam kuno dari pejabat penting, buruh, atau bayi. Berikut deretan makam-makam kuno yang hingga detik ini masih menyimpan teka-teki.

Makam Kuno Berbentuk Spiral
Meksiko tidak asing dengan penguburan kuno yang aneh. Salah satunya makam yang ditemukan di daerah Tlalpan. Sepuluh mayat membentuk rantai seperti spiral, ditenun bersama oleh lengan mereka yang saling terkait. Jenis kelamin hanya tiga yang bisa ditentukan (satu laki-laki, dua wanita), namun kerangkanya terdiri dari orang dewasa, bayi, dan satu remaja. Makam ini diperkirakan berasal dari dua era penting sejarah awal Meksiko: fase Ticoman (400-200 SM) dan fase Zacatenco (700-400 SM)

St. Alban’s Abbot
Katedral St. Albans adalah nama orang suci pertama di Inggris yang terbunuh oleh orang Romawi. Semasa hidupnya, dia mendapat kehormatan menjadi pemimpin ibadah umat Kristen terlama di Inggris. Namun St. Albans memiliki misteri. Setelah kematiannya pada 1465, tidak ada yang bisa mengingat di mana dia dimakamkan. Pada 2017, arkeolog menggali pemakaman katedral dari 1750-1850. Kemudian kerangka anonim ditemukan. Tim tercengang ketika menemukan tiga mayat anjing paus dari Italia. Artefak utama itu unik untuk arkeologi dan juga mengidentifikasi jenazahnya sebagai Abbas John.

Makam Kelompok Penduduk Amerika Tak Dikenal

Pada 2010, seorang arkeolog menemukan makam bayi berusia enam minggu bersama dua bayi lainnya di Lembah Sungai Tanana di Alaska. Pada 2018, para periset mengumumkan bahwa DNA mayat mengungkapkan adanya kelompok migran tidak dikenal. Semua penduduk asli Amerika Serikat memiliki garis keturunan dari orang yang datang dari utara dan selatan. Namun mayat gadis Sungai Tanana tidak termasuk keduanya.

Makam Para Pekerja Mesir Kuno

Gebel el Silsila adalah situs arkeologi di Mesir selatan yang dikenal sebagai makam pekerja lebah. Dari 2015-2017 ditemukan makam kuno pekerja Mesir, dimana satu sektor pemakaman digunakan untuk mengubur anak-anak dan orang dewasa yang meninggal 3.400 tahun lalu. Kerangka tersebut mengungkapkan jenis kerja fisik yang dilakukan para pekerja. Selain tugas melelahkan, para pekerja nampaknya bekerja dalam kondisi berisiko tinggi. Banyak luka ditemukan dalam tubuh mayat.

Makam Berisi Momen Pribadi Pendeta
Pada 2018, makam lain ditemukan di Mesir tepatnya di dekat Piramid Agung Giza, yang pernah dimiliki seorang wanita penting bernama Hetpet. Selama hidupnya, Hetpet adalah seorang pendeta Hathor, alias dewi kesuburan dan persalinan. Hetpet meninggal sekitar 4.400 tahun lalu dan dikebumikan di sebuah pemakaman pejabat. Setelah memasuki pemakamannya, arkeolog menemukan makam tersebut berisi tempat suci berbentuk L dan wall art. Semasa hidupnya Herbet adalah pendeta yang sangat berkuasa dan memiliki hubungan dengan istana kerajaan.

Kuburan Jebel Qurma

Di gurun Yordania ditemukan ratusan makam penuh misteri. Pada 2017, sebuah makam kuno Jebel Qurma ditemukan dimana memunculkan keanehan terkait bahwa kelompok ini datang dan pergi selama ribuan tahun. Periode yang tidak jelas menunjuk pada eksodus lain. Daerah tersebut sebagian besar ditinggalkan antara tahun ketiga sampai milenium pertama SM. Setelah sekitar 1.000 tahun, kuburan digunakan lagi.

Mumi Campuran

Sebuah penelitian yang dilakukan pada pemakaman kuno di Kepulauan Inggris menemukan bahwa setidaknya ada 16 mumi yang diciptakan antara 2200 SM dan 700 SM. Karena wilayah Kepulauan Inggris berhawa dingin dan basah yang tidak baik untuk mumifikasi, diyakini sejumlah mumi diciptakan dengan merokok di atas api atau sengaja dikubur di rawa gambut. Ada kemungkinan bahwa hanya bagian tubuh tertentu yang diawetkan selama proses mumifikasi dan bagian-bagian ini dirakit bersama untuk menciptakan mumi lengkap.



Tengkorak Ganda
Di Efate Island, Vanuatu, ditemukan kuburan berusia 3.000 tahun digali dengan lebih dari 50 kerangka. Setiap kerangka kehilangan tengkoraknya. Sudah umum bagi orang Lapita yang tinggal di sana untuk menggali mayat setelah dagingnya membusuk dan mengangkat kepalanya. Semua tengkorak itu menghadap ke arah sama (tidak ditentukan) kecuali empat yang menghadap ke selatan. Keempat orang ini memiliki tingkat isotop yang menunjukkan bahwa mereka berasal dari tempat lain selain pulau itu. Salah satu dari para imigran ini dikubur dengan tiga tengkorak (diambil dari penduduk setempat) di dadanya.

Makam Kuno Berisi Koleksi Mainan Tertua

Siberia adalah rumah bagi koleksi mainan tertua di dunia. Sayangnya, sebagian besar berasal dari kuburan anak-anak. Pada 2015, mainan bayi paling tua ditemukan terkubur di dekat Danau Itkul. Diletakkan di dada bayi, delapan patung dipahat dengan detail wajah manusia dan hewan. Dan boneka dengan menggambarkan dewa pagan dengan ekspresi mengerikan.

Makam Wanita Terikat

Di kota tua Plovdiv, Bulgaria, pemakaman wanita abad pertengahan dari abad 13 hingga 14 ditemukan di benteng Thracian dan Roman Nebet Tepe kuno. Penemuan makan kuno di daerah ini berupa wayat perempuan yang ditempatkan dengan wajah menghadap ke bawah dan tangannya terikat di belakang punggungnya. Meskipun penguburan dengan cara orang-orang yang menghadap ke bawah telah ditemukan di seluruh dunia, namun dengan posisi tangan terikat menjadi hal yang tidak biasa. Para arkeolog percaya mungkin hal itu merupakan hukuman untuk kegiatan kriminal

MAKAM TUA DI INDONESIA

Makam kuno sejarah Islam di Kudus
Makam kuno yang diperkirakan berusia ribuan tahun ditemukan di Desa Loram Kulon, Kecamatan Jati, Kudus, Jawa Tengah. Panjang kuburan itu masing-masing berukuran 1,5 x 2 meter, terbuat dari batu bata berbentuk kerucut. Makam ini diperkirakan merupakan peninggalan sejarah Islam. Selain dari tumpukan batu batanya, model pengukubarannya dihadapkan ke barat atau arah kiblat.

Makam Syaikh Samsuddin Al-Wasil
Makam ini berada di Kabupaten Kediri Jawa Timur tepatnya di komplek pemakaman Setana Gedong. Makam ini berada di sebelah barat laut Masjid Setana Gedong. Menurut penelitian Prof. Dr. Habib Mustopo, guru besar UIN Malang mengatakan bahwa tokoh Syaikh Samsuddin adalah seorang ulama besar yang hidup pada abad ke-12, yaitu pada masa kerajaan Kediri

Makam Fatimah binti Maimun
Makam Fatimah binti Maimun binti Habatallah ini berada di Dusun Leran, Desa Pesucian, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, Provinsi Jawa Timur. Pada batu nisannya menunjukkan angka 475 H/ 1082 M.

Makam kuno Kerajaan Islam Lamuri di Aceh
Ratusan makam kuno ditemukan di kawasan perbukitan Kreung Raya, Desa Lamreh, Kecamatan Masjid Raya, Kabupaten Aceh Besar, Aceh. Di perbukitan yang diduga sebagai pusat Kerajaan Islam Lamuri di masa lampau itu, para arkeolog menemukan sekitar 474 makam kuno dengan batu nisan berukir tulisan Arab Jawi. Saat ditelisik, di batu nisan itu tertulis nama-nama tokoh penting pada Kerajaan Islam Lamuri masa lampau.

Makam Sultan Malikus Saleh

Di Aceh Utara terdapat sebuah peninggalan makam kuno yang bertanggalkan 696 H/1297 M. Nama sang empunya makam tersebut adalah Sultan Malikus Saleh. Beliau adalah Raja Pasai pertama yang mempunyai peranan besar dalam pengembangan dakwah Islam di Nusantara.

Makam Syaikh Maulana Malik Ibrahim

Di Gresik Jawa Timur terdapat salah satu makam Islam tertua di Indonesia, yaitu makam salah satu waliyullah yang dikenal dengan sebutan Walisongo. Tepatnya di kampung Gapura di dalam Kota Gresik terdapat makam Syeikh Maulana Malik Ibrahim atau dikenal dengan nama Sunan Gresik. Makam ini bertuliskan angka 882 H/ 1419 M.

Makam kuno berusia 500 tahun di Sumenep
Sebanyak tujuh makam kuno yang diperkirakan berusia 500 tahun ditemukan di Dusun Kampung Baru, Desa Pandian, Sumenep Jawa Timur. Di salah satu nisan makam kuno ditemukan tulisan dalam bahasa Arab yaitu Syeh Sayyid Abdullah, dia berjuluk Maha Pati Raja Anggadipa. Diperkirakan makam-makam tersebut terkait dengan makam raja-raja keraton Sumenep Asta Tinggi.
(don)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak