alexametrics

Bos Intelijen AS: Mustahil Korut Lenyapkan Senjata Nuklir dalam Setahun

loading...
Bos Intelijen AS: Mustahil Korut Lenyapkan Senjata Nuklir dalam Setahun
Direktur Intelijen Nasional Amerika Serikat Dan Cost. Foto/REUTERS/Leah Millis
A+ A-
COLORADO - Direktur Intelijen Nasional Amerika Serikat (AS) Dan Coats mengatakan, secara teknis memungkinkan bagi Korea Utara (Korut) untuk melenyapkan program senjata nuklirnya dalam setahun. Namun, hal itu mustahil terjadi.

Keraguan bos Intelijen Nasional AS itu disampaikan di Forum Keamanan Aspen di Colorado hari Kamis Waktu setempat. Komentar itu sebagai respons atas pernyataan Penasihat Keamanan Nasional Gedung Putih John Bolton bahwa Korea Utara dapat melakukan denuklirisasi dalam setahun.



"Secara teknis mungkin, tetapi tidak mungkin akan terjadi," kata Cost. "Ini proses yang jauh lebih rumit dari yang dipikirkan kebanyakan orang," ujar Coats dalam forum tersebut, dilansir Reuters, Jumat (20/7/2018).

Dia menambahkan bahwa Menteri Luar Negeri Mike Pompeo telah dengan jelas mengatakan hal itu sulit. "Itu akan memakan waktu dan memproyeksikan kerangka waktu yang lebih lama," lanjut Cost.

Belum ada tanda-tanda tindakan nyata terhadap denuklirisasi oleh Pyongyang sejak Presiden AS Donald Trump dan pemimpin Korea Utara Kim Jong-un mengadakan pertemuan di Singapura pada 12 Juni lalu.

Pompeo telah mengunjungi Pyongyang pada awal Juli dan kedua pihak berjuang untuk membuat kemajuan dalam isu denuklirisasi.

Presiden Trump pada Selasa lalu mengatakan kepada wartawan bahwa dia tidak terburu-buru dan tidak ada batasan waktu dalam perundingan denuklirisasi dengan Korea Utara.

Coats melanjutkan, Kim telah membuat komitmen untuk denuklirisasi. Dia dan pejabat senior lainnya terus menegaskan kembali komitmen itu.

"Saya tidak berpikir kita harus maju dengan asumsi bahwa semua ini akan berhasil," kata Coats.

"Tetapi memiliki kesempatan untuk mencoba berhasil di sini, bukannya berpotensi berperang dengan negara yang berpotensi bersenjata nuklir dan apa yang telah kami evaluasi sebagai pemimpin yang agak tidak stabil, mengapa tidak mencobanya?," papar Cost.

Coats mengatakan, itu bukan masalah mempercayai Korea Utara atau tidak, tetapi memastikan mekanisme verifikasi yang tepat sudah ada.

"Kami tahu, dan kami memiliki kemampuan untuk mengetahui apa yang mereka lakukan, dan kami akan memastikan kami melakukannya dengan benar," katanya.

Bos intelijen ini menegaskan bahwa sanksi terhadap Korea Utara masih secara luas ditegakkan dan didukung oleh China, Rusia dan negara-negara lain. Sanksi itu secara dramatis menurunkan ekspor Pyongyang dan memaksa Kim untuk mempertimbangkan potensi kehancuran ekonomi jika dia tidak bisa melakukan sesuatu untuk bergerak maju dengan masalah tersebut.
(mas)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak