alexametrics

Presiden Duterte Minta Maaf usai Tantang Orang Selfie dengan Tuhan

loading...
Presiden Duterte Minta Maaf usai Tantang Orang Selfie dengan Tuhan
Presiden Filipina Rodrigo Duterte saat bertemu para pemimpin Katolik. Pertemuan digelar di Istana Malacanang setelah terjadi ketegangan yang dipicu komentar Duterte soal Tuhan. Foto/Twitter @piagutierrez
A+ A-
MANILA - Presiden Filipina Rodrigo Duterte meminta maaf kepada Tuhan setelah serangkaian komentar yang dianggap sebagai penistaan. Dia telah memicu kemarahan komunitas Gereja Katolik setelah menyebut Tuhan bodoh dan menantang orang selfie dengan Sang Pencipta untuk membuktikan keberadaan-Nya.

Pemimpin kontroversial itu meminta maaf kepada Tuhan setelah bertemu dengan penasihat hukumnya yang paling senior, Salvador Panelo dan Eddie Villanueva, di Istana Malacanang, Manila. Kedua penasihat hukum itu juga merupakan pendiri Gereja "Jesus is Lord".

Duterte sebelumnya berjanji untuk mengundurkan diri jika seorang warga Katolik dapat membuktikan bahwa Tuhan itu ada dengan foto selfie. "Ambil selfie dengan Tuhan dan saya akan mengundurkan diri," katanya beberapa hari lalu.

Beberapa hari sebelum komentar itu muncul, dia menyebut Tuhan bodoh ketika membahas kisah Adam di Alkitab. Saat itu, Duterte mempertanyakan mengapa Tuhan menghancurkan apa yang sudah dia ciptakan dengan sempurna.

Panelo kepada ABS-CBN mengatakan bahwa Villanueva meminta Duterte agar meminta maaf kepada Yang Maha Kuasa."Segera setelah itu dia membuat pernyataan itu, (dia) berkata, 'Maaf, Tuhan, hindi ka kasama dito'," kata Panelo, yang dilansir Kamis (12/7/2018).

Ketegangan telah memanas antara Villanueva dan Duterte, setelah pemimpin agama itu mengancam untuk memobilisasi beberapa dari 10 juta anggota kelompoknya untuk pawai doa jika permintaan maaf tidak disampaikan Duterte yang sangat keras kepala.

“Tidak, saya tidak akan melakukan itu, pasti. Tidak dalam sejuta tahun,” katanya saat menolak untuk meminta maaf atas komentarnya yang dianggap menistakan Tuhan.

Villanueva telah mengeluh karena kata-kata presiden itu adalah penistaan yang bisa mengundang kemarahan Tuhan.

"Alkitab jelas; ketika Anda memfitnah Tuhan, Anda mengundang kutukan bukan hanya untuk diri sendiri tetapi untuk seluruh bangsa," katanya.
(mas)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak