alexametrics

Ratusan WNI Dilaporkan Ajukan Suaka kepada AS

loading...
Ratusan WNI Dilaporkan Ajukan Suaka kepada AS
Direktur Perlindungan Warga Negara dan Badan Hukum Indonesia (PWNI-BHI) Lalu Muhammad Iqbal. Foto/SINDOnews/Victor Maulana
A+ A-
JAKARTA - Ratusan warga negara Indonesia (WNI) diperkirakan telah meminta suaka kepada pemerintah Amerika Serikat (AS). Mereka diketahui meminta suaka dengan alasan beragam, mulai dari faktor agama hingga ras.

Namun menurut Direktur Perlindungan Warga Negara dan Badan Hukum Indonesia (PWNI-BHI) Kementerian Luar Negeri Indonesia, Lalu Muhammad Iqbal, pihaknya tidak mengetahui dengan pasti hal ini. Alasannya, otoritas di AS berhak untuk menutup identitas mereka yang mengajukan suaka.

Iqbal, yang berbicara pasca saat melakukan jumpa wartawan di kantor Kementerian Luar Negeri Indonesia, menuturkan bahwa perwakilan Indonesia baru mengetahui adanya WNI yang mengajukan suaka ke AS setelah pengadilan menolak suaka itu dan meminta perwakilan Indonesia untuk mengeluarkan dokumen perjalanan.

"Kami baru tahu ketika permohonan suaka mereka ditolak di mana imigrasi AS meminta perwakilan RI untuk menerbitkan dokumen perjalanan untuk kembali ke Indonesia," kata Iqbal pada Rabu (11/7/2018).

Ia lalu mengatakan bahwa mayoritas mereka yang mengajukan suaka di AS tidak lain adalah untuk mendapatkan kesempatan kerja dan tinggal di Negeri Paman Sam tersebut.

"Tetapi, mereka yang mengajukan suaka jelas tidak akan memberitahu perwakilan," ungkapnya.

Terkait dengan dokumen perjalanan, Iqbal menuturkan perwakilan Indonesia tidak langsung memberikan dokumenn tersebut ketika otoritas AS memintanya. Perwakilan Indonesia akan terlebih dahulu meminta akses kekonsuleran guna mengkonfirmasi status kewarganegaran orang yang mengajukan suaka.

"Prosesnya juga tidak secara langsung kami memberikan dokumen perjalanan. Kami harus benar-benar memastikan bahwa dia betul-betul WNI. Jangan sampai kami memberikan dokumen perjalanan atau kewarganegaraan kepada imigran gelap," tukasnya.
(ian)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak