alexametrics

Pastor Penampar Bayi yang Dibaptis karena Menangis Akhirnya Diskors

loading...
Pastor Penampar Bayi yang Dibaptis karena Menangis Akhirnya Diskors
Seorang pastor menampar bayi yang dia baptis karena tak berhenti menangis selama ritual berlangsung. Foto/YouTube
A+ A-
PARIS - Seorang pastor Katolik Prancis penampar bayi yang dia baptis karena tak berhenti menangis telah diskors pada hari Jumat. Hukuman diambil pihak keuskupan setempat setelah video penamparan itu viral dan menuai kecaman.

Dalam video yang viral di media sosial pada hari Kamis, pastor bernama  Jacques Lacroix, 89, itu berupaya menenangkan bayi yang dia baptis. Dia mulai kesal dan berteriak di depan wajah bayi yang dia pegang.

Saat berteriak "tenang", tangannya mulai nemapar pipi bayi tersebut dengan keras. Penamparan itu diulang beberapa detik kemudian.

Orangtua si bayi, yang kaget dengan tindakan pastor itu akhirnya merebut paksa anaknya dari tangan imam Katolik tersebut. Kejadian itu berlangsung selama ritual pembaptisan di di Champeaux, sekitar 50 kilometer tenggara Paris.

 

"Kehilangan kontrol diri ini dapat dikaitkan dengan kelelahan seorang imam tua, tetapi itu tidak menjadi alasan," kata Keuskupan Meaux, yang menjatuhkan sanksi skors pada pastor itu, dalam sebuah penyataan, seperti dikutip The Local, Sabtu (23/6/2018).Baca: Pastor Ini Tampar Bayi yang Dia Baptis karena Terus Menangis

Menurut Keuskupan Meaux, imam tersebut tidak akan lagi memimpin pembaptisan dan pernikahan atau menggelar ritual massal sampai pemberitahuan lebih lanjut.

 

"Anak itu menangis dan saya harus memutar kepalanya agar saya bisa menuangkan air. Saya mengatakan 'diam' tetapi dia tidak tenang," kata  Lacroix kepada radio France Info.

 

"Itu adalah sesuatu di antara belaian dan tamparan kecil," ujarnya. "Saya mencoba menenangkannya, saya benar-benar tidak tahu harus berbuat apa."
(mas)
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak