alexametrics

Kim Jong-un Segera Hancurkan Situs Uji Rudal yang Bisa Capai AS

loading...
Kim Jong-un Segera Hancurkan Situs Uji Rudal yang Bisa Capai AS
Salah satu situs uji coba rudal Korea Utara. Foto/REUTERS
A+ A-
WASHINGTON - Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-un telah menyampaikan komitmennya untuk segera menghancurkan situs uji coba mesin rudal balistik antarbenua (ICBM) yang selama ini jadi ancaman bagi Amerika Serikat (AS).

Para pejabat Washington telah mengidentifikasi situs yang akan dihancurkan Pyongyang. Menurut mereka, situs itu adalah Sohae Satellite Launching Ground. Situs yang juga dikenal sebagai Tongchang-ri ini pernah digunakan untuk uji coba ICBM Hwasong-15, rudal yang diklaim Korut bisa mencapai wilayah Amerika Serikat.

Presiden AS Donald Trump dalam pertemuan dengan Kim Jong-un pada 12 Juni di Singapura mengatakan bahwa Pyongyang berjanji untuk membongkar salah satu instalasi rudalnya. Namun, Trump saat itu tidak menyebutkan nama fasilitas yang dia maksud.

Seorang pejabat AS yang mengidentifikasi situs itu mengatakan bahwa Korea Utara pernah menggunakan Sohae Satellite Launching Ground untuk menguji mesin propelan cair untuk rudal balistik jarak jauh.

"Pemimpin Kim berjanji bahwa Korea Utara akan menghancurkan uji coba mesin rudal segera," kata pejabat itu kepada Reuters, yang berbicara dalam kondisi anonim, Kamis (21/6/2018).

Tidak ada kejelasan tentang tanggal atau jadwal penghancuran lokasi tes ICBM Korea Utara. Rezim Pyongyang juga belum secara terbuka menegaskan bahwa Kim membuat komitmen seperti itu.

Media AS, CBS News adalah yang pertama kali mengidentifikasi situs tersebut sebagai fasilitas uji coba rudal terbaru dan terbesarKorea Utara yang diketahui.

Meski demikian, kelompok pemantau Korea Utara,38 North, mengatakan dalam sebuah analisis pada akhir pekan lalu bahwa tidak ada tanda-tanda kegiatan apapun terhadap pembongkaran Sohae atau tempat uji rudal lainnya. Kelompok itu rutin memantau aktivitas di Korut dengan satelit AS.

Para analis mengatakan, Korea Utara memiliki fasilitas pengujian rudal lainnya, tetapi dalam kondisi shutdown.

"Uji coba rudal tidak hanya dilakukan di Tongchang-ri sehingga tidak selalu berarti semua ICBM akan dinonaktifkan. Tapi yang paling terkenal adalah ini, jadi ada makna simbolis besar jika ini ditutup," kata Moon Hong-sik, seorang peneliti di Institut Strategi Keamanan Nasional di Korea Selatan.

Menteri Pertahanan AS James Mattis mengaku tidak tahu soal tahapan Korut untuk denuklirisasi. "Tidak, saya tidak tahu itu. Maksud saya, tentu saja, ini adalah ujung paling depan dari sebuah proses. Negosiasi detail belum dimulai. Saya tidak mengharapkan itu pada titik ini," ujarnya.

Yang Uk, peneliti senior di Forum Pertahanan dan Keamanan Korea, setuju bahwa penutupan situs Sohae akan menjadi isyarat simbolis ketimbang langkah teknis menonaktifkan kemampuan rudal Korea Utara.

“Sohae secara teknis telah digunakan sebagai situs pengujian 'mesin'. Korea Utara telah selesai mengembangkan (The) Baekdu Engine, jadi tidak akan ada masalah menjalankan program rudal ICBM bahkan jika mereka menutup situs Sohae," kata Yang.
halaman ke-1 dari 2
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak