alexametrics

Setop Latihan Militer, Trump Konsultasi dengan Mattis

loading...
Setop Latihan Militer, Trump Konsultasi dengan Mattis
Presiden AS Donald Trump akan menghentikan latihan militer bersama dengan Korsel. Foto/Istimewa
A+ A-
WASHINGTON - Pentagon mengatakan bahwa Presiden Donald Trump berkonsultasi dengan Menteri Pertahanan Jim Mattis tentang keputusannya untuk menghentikan latihan militer dengan Korea Selatan (Korsel) selama negosiasi dengan Korea Utara (Korut).

Pada konferensi pers, juru bicara Pentagon Dana White ditanya apakah Mattis terkejut dengan pengumuman Trump.

"Dia tidak terkejut. Dia diajak berkonsultasi. Menteri (Mattis) telah berkonsultasi penuh dengan Menteri Luar Negeri (Mike) Pompeo dan juga Presiden," kata White, menambahkan Mattis selaras dengan Trump untuk denuklirisasi semenanjung Korea.

"Kami menyambut hasilnya. Kami mendukung mereka," tambahnya seperti dikutip dari Anadolu, Rabu (13/6/2018).



Trump sebelumnya membuat pengumuman tentang penghentian latihan militer bersama selama pertemuan yang belum pernah terjadi sebelumnya di Pulau Sentosa Singapura, Selasa kemarin, di mana dia dan pemimpin Korut Kim Jong-un menandatangani kesepakatan "komprehensif", memulai proses denuklirisasi di Semenanjung Korea.

Meskipun Seoul dan Washington bersikeras selama bertahun-tahun bahwa latihan itu bersifat defensif, Trump membuat putaran balik tajam dan bersumpah untuk mengakhiri latihan "provokatif" sebagai konsesi untuk Pyongyang.

Pyongyang telah berulang kali mengutuk serangkaian latihan militer tahunan AS-Korsel, mengeluh bahwa itu adalah latihan untuk invasi.

"Kami akan menghentikan latihan perang, yang akan menyelamatkan kami sejumlah besar uang, kecuali dan sampai kami melihat negosiasi di masa depan tidak berjalan seperti seharusnya," kata Trump pada konferensi pers setelah KTT di Singapura, mencatat ada 32.000 tentara AS di Korsel dan dia akhirnya ingin membawa mereka semua kembali ke AS

Pemerintah Korsel sendiri mengeluarkan pernyataan bahwa janji Trump telah mengejutkan mereka, mengatakan bahwa pihaknya berusaha untuk menentukan niatnya.
(ian)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak