alexametrics

DK PBB Desak Taliban Terima Tawaran Gencatan Senjata Penuh

loading...
DK PBB Desak Taliban Terima Tawaran Gencatan Senjata Penuh
Foto/Ilustrasi/SINDOnews/Ian
A+ A-
NEW YORK - Dewan Keamanan (DK) PBB menyambut positif pengumuman gencatan senjata yang dilakukan oleh Taliban. Meski begitu, DK PBB mendesak Taliban untuk menerima tawaran gencatan senjata secara penuh pemerintah Afghanistan.

Sebelumnya pada hari Sabtu, Taliban mengumumkan gencatan senjata selama tiga hari untuk menghormati hari raya Idul Fitri. Pernyataan itu sebagai jawaban atas gencatan senjata sepihak yang terlebih dahulu diumumkan pemerintah Afghanistan selama sembilan hari.

Afghanistan diperkirakan akan merayakan Idul Fitri pada 15-17 Juni, tergantung pada kalender bulan.

Anggota Dewan Keamanan lebih lanjut mendesak kelompok militan untuk menerima tawaran pembicaraan langsung tanpa prasyarat dan tanpa ancaman kekerasan yang bertujuan mengakhiri konflik. Tawaran ini dilemparkan Kabul pada bulan Februari lalu.



"Para anggota Dewan Keamanan menegaskan kembali pentingnya proses perdamaian inklusif dan yang dipimpin Afghanistan untuk kemakmuran dan stabilitas jangka panjang Afghanistan dan menyatakan dukungan penuh mereka bagi upaya Pemerintah Afghanistan untuk mencapai tujuan itu," kata anggota dewan dalam sebuah pernyataan seperti dikutip dari Anadolu, Selasa (12/6/2018).

Awal tahun ini, Presiden Afghanistan Ashraf Ghani mengumumkan rencana untuk pembicaraan damai dengan Taliban. Ia mengatakan akan mengakui kelompok itu sebagai organisasi politik yang sah dalam upaya untuk mengakhiri perang selama 16 tahun.

Dalam beberapa tahun terakhir, dan khususnya setelah penarikan pasukan internasional, Taliban telah melancarkan kebangkitan kembali. Kelompok ini meluncurkan serangan dan menguasai sejumlah desa serta kota, menempatkan pemerintah di Kabul di bawah tekanan.

Amerika Serikat (AS) dan beberapa sekutu NATO-nya berusaha untuk menopang Kabul, menerapkan tekanan militer pada Taliban dengan harapan membawa kelompok itu ke meja perundingan.

Dilaporkan pekan lalu bahwa Inggris akan mengirim 450 pasukan ke Afghanistan untuk membantu memberikan keamanan. Namun, tidak diketahui apakah mereka akan melakukan peran dan misi tempur.
(ian)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak