alexametrics

Putin: Kim Lakukan Semua yang Dijanjikan, tapi Trump Batalkan Pertemuan

loading...
Putin: Kim Lakukan Semua yang Dijanjikan, tapi Trump Batalkan Pertemuan
Presiden Rusia Vladimir Putin (kanan) saat konferensi pers bersama Presiden Prancis Emmanuel Macron di St Petersburg, Kamis (24/5/2018). Foto/REUTERS/Grigory Dukor
A+ A-
ST PETERSBURG - Presiden Rusia Vladimir Putin menyesalkan keputusan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang membatalkan pertemuan puncaknya dengan pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-un. Padahal, Pyongyang sudah melakukan semua yang dijanjikannya untuk mewujudkan denuklirisasi semenanjung Korea.

"Di sini, di Rusia, kami mengambil berita ini dengan penyesalan karena kami sangat mengantisipasi langkah signifikan yang harus diambil untuk mengurangi situasi di Semenanjung Korea yang akan menjadi awal dari proses denuklirisasi seluruh Semenanjung Korea," kata Putin usai melakukan pembicaraan dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron di St Petersburg, kemarin.

"Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un telah melakukan semua yang dia janjikan sebelumnya. Dia bahkan meledakkan terowongan dan tambang tempat uji coba (nuklir di Punggye-ri) dan setelah itu, kami mengetahui tentang pembatalan pertemuan oleh AS," lanjut Putin.

"Kami berharap dialog itu akan dilanjutkan...dan pertemuan ini akan berlangsung," imbuh pemimpin Kremlin ini, seperti dikutip dari Russia Today, Jumat (25/5/2018).



Menurutnya, denuklirisasi Semenanjung Korea tidak akan pernah tercapai tanpa Trump dan Kim duduk bersama. Putin juga berjanji bahwa Moskow dan pemain internasional lainnya akan bekerja sama untuk membawa AS dan Korea Utara lebih dekat.

Pertemuan Trump dan Kim Jong-un sedianya berlangsung di Singapura pada 12 Juni untuk membahas denuklirisasi Semananjung Korea. Tapi, Trump secara mengejutkan mengirim surat berisi pembatalan pertemuan.

Alasan pembatalan itu, menurut Trump, karena Kim Jong-un menyuarakan permusuhan secara terbuka dan mengancam AS dengan pertarungan nuklir lawan nuklir.

Setelah membatalkan pertemuan bersejarah itu, Trump memperingatkan Kim Jong-un bahwa militer Amerika siap bertindak jika dia melakukan reaksi negatif atas pembatalan pertemuan tersebut.

"Militer kami, yang sejauh ini paling kuat di mana pun di dunia," kata Trump."Siap jika perlu," lanjut dia mengacu pada opsi jika Kim Jong-un bereaksi buruk terhadap pembatalan pertemuan.
(mas)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak