alexametrics

Aksi Penembakan Massal Terbesar di AS

loading...
Aksi Penembakan Massal Terbesar di AS
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A+ A-
WASHINGTON - Penembakan massal kembali terjadi di Amerika Serikat (AS). Setidaknya 10 siswa dan guru Sekolah Tinggi Santa Fe, Texas tewas ditembak seorang siswa bernama Dimitrios Pagourtzis.

Peristiwa ini menambah panjang serangkaian panjang penembakan massal yang mematikan di Amerika Serikat. Berikut adalah aksi penembakan massal besar-besaran di Amerika Serikat yang terjadi sejak 2007 seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (19/5/2018).



Sekolah Menengah Santa Fe
Santa Fe, Texas, 18 Mei 2018

Seorang siswa laki-laki bersenjata berat memasuki Sekolah Menengah Santa Fe dan membunuh 10 orang, sebelum siswa dan guru dapat menyelematkan diri. Tersangka saat ini telah berada dalam tahanan, dan sejumlah orang yang dicurigai juga telah ditahan, menurut polisi.

Sekolah Tinggi Marjory Stoneman Douglas
Parkland, Florida, 14 Februari 2018

Seorang pria bersenjata menembaki sebuah sekolah menengah di Florida, menewaskan 17 orang sebelum dibawa ke tahanan. Pelaku adalah mantan siswa di sekolah tersebut.

Gereja First Baptist
Sutherland Springs, Texas, 5 November 2017

Seorang pria bersenjata menembaki sebuah gereja pada Minggu, (5/11/2017) menewaskan 26 dan melukai 20 lainnya. Setelah meninggalkan gereja, dua penduduk setempat mengejar pelaku dengan kendaraan mereka dan terlibat baku tembak. Pria bersenjata itu kemudian menabrakkan mobilnya dan menembak dirinya sendiri.

Konser Musik di Las Vegas
Las Vegas, Nevada, 1 Oktober 2017

Seorang pria bersenjata berusia 64 tahun mengumbar tembakan ke ajang festival musik country dari jendela lantai 32 sebuah hotel yang berdekatan dengan acara tersebut. Sebanyak 58 orang tewas dan melukai hampir 500 lainnya. Pelaku membunuh dirinya sendiri.

Klub malam Pulse
Orlando, Florida, 12 Juni 2016

Seorang pria bersenjata membunuh 49 orang di klub malam gay di Orlando dan menyatakan kesetiaannya kepada militan Negara Islam (ISIS). Dia ditembak dan dibunuh oleh polisi.

Pusat Layanan Difabel
San Bernardino, California, 2 Desember 2015

Seorang suami dan istri membunuh 14 orang di pusat layan difabel di San Bernardino, California Selatan sebelum terbunuh dalam tembak-menembak dengan polisi.

Umpqua Community College
Roseburg, Oregon, 1 Oktober 2015

Seorang pria bersenjata menerobos masuk kampus Umpqua Community College di Oregon barat daya dan melepaskan tembakan, menewaskan sembilan orang sebelum polisi menembaknya sampai mati.

Gereja Emanuel African Methodist Episcopal
Charleston, Carolian Selatan, 17 Juni 2015

Seorang pria pendukung supremasi kulit putih bersenjata membunuh sembilan orang kulit hitam di gereja selama sesi pelajaran Alkitab di sebuah gereja yang bersejarah dan didominasi kulit hitam di Charleston, Carolina Selatan. Tersangka telah dijatuhi hukuman mati.

Restoran Twin Peaks
Waco, Texas, 17 Mei 2015

Geng motor yang saling bersaing membunuh sembilan di sebuah restoran di Waco, Texas. Lebih dari 170 orang ditangkap.

Markas Angkatan Laut AS
Washington, 16 September 2013

Mantan serdadu pasukan cadangan Angkatan Laut yang bekerja sebagai kontraktor pemerintah membunuh 12 orang di Markas Angkatan Laut AS di Washington. Pelaku tewas ditembak polisi.

Sekolah Dasar Sandy Hook
Newtown, Connecticut, 14 Desember 2012

Seorang pria bersenjata menembak ibunya hingga meninggal di rumah mereka, lalu membunuh 20 anak, enam orang dewasa dan dirinya sendiri di Sekolah Dasar Sandy Hook di Newtown, Connecticut.

Bioskop Century
Aurora, Colorado, 20 Juli 2012

Seorang pria bertopeng bersenjata membunuh 12 orang dan melukai 70 lainnya ketika ia menembaki para penonton bioskop di tengah malam saat pemutaran perdana film Batman "The Dark Knight Rises" di Aurora, pinggiran Denver. Pelaku yang seorang mantan mahasiswa pascasarjana dijatuhi hukuman penjara seumur hidup.
halaman ke-1 dari 2
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak