alexametrics

Kuwait Desak PBB Kutuk Israel dan Lindungi Palestina

loading...
Kuwait Desak PBB Kutuk Israel dan Lindungi Palestina
Seorang wanita yang terluka di kepala dievakuasi oleh sekelompok wanita lain selama aksi di perbatasan Jalur Gaza-Israel. Foto/Istimewa
A+ A-
NEW YORK - Kuwait mendesak Dewan Keamanan PBB untuk mengutuk penggunaan kekuatan Israel terhadap warga sipil Palestina dalam istilah terkuat, terutama di Jalur Gaza. Lebih dari 110 warga Palestina telah dibunuh oleh militer Israel selama aksi protes yang dipimpin oleh Hamas.

Sebuah rancangan resolusi menyerukan dewan untuk mengambil tindakan untuk menjamin keselamatan dan perlindungan penduduk sipil Palestina, termasuk melalui penyebaran misi perlindungan internasional.

Rancangan yang disirkulasikan oleh Kuwait itu juga menuntut bahwa Israel segera menghentikan pembalasan militernya, hukuman kolektif dan penggunaan kekuatan yang melanggar hukum terhadap warga sipil, termasuk di Jalur Gaza, seperti dikutip dari The Washington Post, Jumat (18/5/2018).

Amerika Serikat (AS) telah membela tindakan Israel di Gaza dan kemungkinan besar akan memveto resolusi jika akan dilakukan pemungutan suara. Sebelumnya AS juga telah memblokir upaya untuk mengadopsi pernyataan Dewan Keamanan PBB yang akan menyerukan penyelidikan independen terhadap kekerasan mematikan di perbatasan Israel-Gaza.

Pada hari paling berdarah dalam konflik Israel-Palestina sejak perang Gaza tahun 2014, setidaknya 55 orang Palestina tewas dalam bentrokan dan lebih dari 2.400 orang Palestina terluka pada Senin lalu.

Peristiwa itu meletus sebelum para pejabat Israel dan delegasi Gedung Putih termasuk putri Presiden Donald Trump, Ivanka, secara resmi membuka kedutaan AS di Yerusalem, dan pertumpahan darah terus berlanjut sepanjang hari.

Korban tewas termasuk delapan anak di bawah usia 16 tahun, menurut utusan Palestina untuk PBB. Kementerian Kesehatan Gaza telah mengurus para korban tewas dan cedera secara keseluruhan.
(ian)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak