alexametrics

Bertemu Trump, Korut Tidak Tertarik Bahas Denuklirisasi

loading...
Bertemu Trump, Korut Tidak Tertarik Bahas Denuklirisasi
Foto/Ilustrasi/SINDOnews/Ian
A+ A-
SEOUL - Korea Utara (Korut) mengumumkan bahwa mereka tidak tertarik dengan perundingan yang mengharuskan denuklirisasi. Hal itu dikatakan oleh Wakil Menteri Luar Negeri Korut, Kim Kye-gwan.

Kye-gwan juga mengatakan bahwa Pyongyang akan pergi untuk bernegosiasi dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump hanya jika dia tertarik dalam meningkatkan hubungan.

Ia mengatakan bahwa jika Pyongyang hanya menerima tuntutan sepihak terhadap denuklirisasi, maka Pyongyang tidak akan tertarik pada dialog semacam itu dan tidak ada yang bisa dilakukan selain mempertimbangkan kembali pembicaraan mendatang antara AS dan Korut.

"Kami tidak akan tertarik dengan pembicaraan lagi jika (Amerika Serikat) hanya mencoba mendorong kami secara sepihak ke suatu sudut dan memaksa kami melepaskan nuklir," ujar Kye-gwan.

"Tidak dapat dihindari untuk mempertimbangkan kembali apakah akan menanggapi KTT mendatang dengan AS," imbuhnya seperti dikutip Sputnik dari kantor berita Yonhap, Rabu (16/5/2018).

Diplomat Korut itu mendesak Washington untuk mengadakan pembicaraan dengan Pyongyang dengan keinginan kuat untuk meningkatkan hubungan bilateral guna mendapatkan respon positif dari Korut.

Sebelumnya, Pyongyang mengumumkan bahwa pihaknya akan menangguhkan pembicaraan dengan Korea Selatan (Korsel) mengenai latihan militer bersama Max Thunder, yang dilakukan oleh Seoul dan Washington, yang dilaporkan merupakan latihan untuk invasi Korut dan dianggap sebagai "provokasi" oleh Pyongyang.

Pembicaraan antara Kim Jong-un dan Presiden AS Donald Trump diperkirakan akan berlangsung di Singapura pada 12 Juni. Namun, Korut mengancam akan menunda pembicaraan dengan AS tersebut.

Departemen Luar Negeri AS mengatakan pihaknya tidak memiliki informasi dari Korut tentang ancaman untuk membatalkan pertemuan antara Kim Jong-un dan Donald Trump. Pihak AS akan tetap bergerak maju dengan persiapan untuk pertemuan tersebut.
(ian)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak