Satu Serangan Hamas Tewaskan 21 Tentara Israel, Hari Menyakitkan bagi Zionis
Selasa, 23 Januari 2024 - 13:36 WIB
loading...
A
A
A
Banyaknya korban di pihak Israel telah memberikan tekanan pada pemerintah Zionis di masa lalu untuk menghentikan operasi militer.
Namun, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu telah berjanji untuk terus maju sampai Israel menghancurkan kelompok Hamas yang berkuasa dan memulangkan ratusan sandera yang ditawan di Gaza.
Masyarakat Israel sekarang semakin terpecah dalam pertanyaan apakah tujuan Netanyahu tersebut bisa dijalankan.
Keluarga para sandera dan banyak pendukung mereka telah menyerukan Israel untuk mencapai kesepakatan gencatan senjata dengan Hamas, dan mengatakan bahwa waktu hampir habis untuk membawa pulang para sandera dalam keadaan hidup.
Pada hari Senin, puluhan kerabat sandera menyerbu pertemuan komite Parlemen, menuntut kesepakatan untuk memenangkan pembebasan orang yang mereka cintai.
Militer Zionis melancarkan invasi brutal ke Gaza setelah Hamas menyerang Israel selatan pada 7 Oktober yang menewaskan lebih dari 1.200 orang dan menculik sekitar 240 lainnya.
Namun, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu telah berjanji untuk terus maju sampai Israel menghancurkan kelompok Hamas yang berkuasa dan memulangkan ratusan sandera yang ditawan di Gaza.
Masyarakat Israel sekarang semakin terpecah dalam pertanyaan apakah tujuan Netanyahu tersebut bisa dijalankan.
Keluarga para sandera dan banyak pendukung mereka telah menyerukan Israel untuk mencapai kesepakatan gencatan senjata dengan Hamas, dan mengatakan bahwa waktu hampir habis untuk membawa pulang para sandera dalam keadaan hidup.
Pada hari Senin, puluhan kerabat sandera menyerbu pertemuan komite Parlemen, menuntut kesepakatan untuk memenangkan pembebasan orang yang mereka cintai.
Militer Zionis melancarkan invasi brutal ke Gaza setelah Hamas menyerang Israel selatan pada 7 Oktober yang menewaskan lebih dari 1.200 orang dan menculik sekitar 240 lainnya.
Lihat Juga :