alexametrics

Lelang Koleksi Seni Rockefeller Pecahkan Rekor Rp9 Triliun

loading...
Lelang Koleksi Seni Rockefeller Pecahkan Rekor Rp9 Triliun
Lelang Koleksi Seni Rockefeller Pecahkan Rekor Rp9 Triliun. (Christies.com)
A+ A-
NEW YORK - Penjualan koleksi seni pribadi mendiang miliarder David Rockefeller memecahkan rekor lebih dari USD646 juta (Rp9 triliun) pada malam pembukaan pekan ini.

Potret karya Pablo Picasso terjual USD115 juta dan lukisan Monet dari serial taman air terjual USD84,7 juta. Ini merupakan nilai tertinggi untuk karya seniman itu.

Dengan dua hari tersisa, acara itu menjadi penjualan dengan nilai tertinggi untuk koleksi seni pemilik tunggal dalam lelang. Karya-karya seni itu dijual di rumah lelang Christie's di New York.



“Kita telah memecahkan rekor untuk semua penjualan koleksi,” papar Jessica Fertig dari Christie's pada CBS News.

Rockefeller yang merupakan generasi terakhir keluarga AS ternama dan cucu Co-Founder Standard Oil John D Rockefeller meninggal dunia tahun lalu pada usia 101 tahun. Lukisan Picasso yang menggambarkan seorang gadis muda telanjang, Fillette a la corbeille fleurie menjadi salah satu benda seni paling mahal yang terjual pada Selasa (8/5) malam.

Karya seni itu berasal dari seniman periode “Rose” saat dia masih relatif tidak terkenal dan cukup miskin serta tinggal di distrik Montmartre, Paris. Menurut Christie's, gadis yang digambar itu adalah seorang remaja penjual bunga dari Place du Tertre yang menjual tubuhnya serta bunga mawarnya di pinggiran Moulin Rouge.

Seorang pembeli anonim membeli lukisan bertanggal 1905 itu senilai USD115 juta. Lukisan itu dibeli dari penulis Gertrude Stein. Karya itu menjadi harga tertinggi kedua dalam lelang untuk karya Picasso.

Lukisan berjudul "Nymphéas en fleur" karya Claude Monet terjual senilai USD81,7 juta dan memecahkan rekor penjualan 2016 sebesar USD81,4 juta untuk karya seniman itu.

Rockefeller dan istrinya Peggy memiliki koleksi yang banyak dalam berbagai bentuk karya seni, furnitur, keramik dan dekor sepanjang hidupnya. Pasangan itu dianggap sebagai simbol masyarakat New York, menurut laporan New York Times.
halaman ke-1 dari 2
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak