Soal Pengerahan S-300, Rusia: Kami Berusaha Lindungi Suriah

Selasa, 17 April 2018 - 18:42 WIB
Soal Pengerahan S-300,...
Soal Pengerahan S-300, Rusia: Kami Berusaha Lindungi Suriah
A A A
MOSKOW - Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov tidak menutupi adanya rencana Rusia untuk mengerahkan dan menjual sistem pertahanan udara S-300 ke Suriah dalam waktu dekat. Lavrov menuturkan, pengerahan S-300 ini ditujukan untuk melindungi Suriah dari ancaman eksternal.

Dalam sebuah wawancara dengan BBC, Lavrov menuturkan Rusia sudah memiliki rencana untuk mengerahkan dan juga menjual S-300 ke Suriah sejak lama. Namun, rencana ditangguhkan karena banyaknya penolakan dari apa yang dia sebut negara mitra.

“Beberapa tahun yang lalu kami memutuskan untuk tidak menyediakan sistem S-300 ke Suriah atas permintaan mitra kami," kata Lavrov dalam wawancara tersebut, seperti dilansir Sputnik pada Selasa (17/4).

"Sekarang, kami akan mempertimbangkan opsi untuk memastikan keamanan negara Suriah setelah tindakan agresi yang keterlaluan ini dari Amerika Serikat, Prancis, dan Inggris Raya," sambungnya.

Rusia sendiri sejatinya sudah mengerahkan sistem pertahanan udara S-400 ke Suriah. Sistem pertahanan udara ini diklaim sukses menembak jatuh semua rudal yang ditembakan oleh AS cs.

Terkait dengan rencana pengerahan S-300, media-media Israel dibuat panik oleh keputusan yang pertama kali disampaikan oleh Kementerian Pertahanan Rusia itu.

Jerusalem Post memperingatkan bahwa superioritas udara Israel berada pada risiko di salah satu wilayah yang paling sulit jika Rusia memutuskan untuk menjual sistem pertahanan udara yang lebih canggih ke Suriah.

Analis dari penyiar berita I24 Ron Ben-Yishai mendukung kekhawatiran ini. Ia mengatakan bahwa negara Yahudi itu harus mengambil tindakan peringatan dan pencegahan yang belum diambil sejauh ini.
(esn)
Berita Terkait
Para Pemimpin UE Siapkan...
Para Pemimpin UE Siapkan Sanksi Keras ke Rusia
Militer Rusia Kembali...
Militer Rusia Kembali Bombardir Fasilitas Utama di Ukraina
Rudal Rusia Hantam Pasar...
Rudal Rusia Hantam Pasar di Ukraina, 16 Orang Tewas
Pertempuran Sengit di...
Pertempuran Sengit di Mariupol, Pejuang Chechnya bunuh Pasukan Asing
Begini Momen saat Pesawat...
Begini Momen saat Pesawat Canggih Rusia SU-35S Hancurkan Markas Militer Ukraina dengan Rudal
Roket Uragan Rusia Hantam...
Roket Uragan Rusia Hantam Apartemen di Kota Chasiv Yar, 10 Tewas dan Puluhan Lain Tertimbun
Berita Terkini
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
39 menit yang lalu
Ini Teks Resmi 14 Poin...
Ini Teks Resmi 14 Poin Kesepakatan Damai AS dan Iran
2 jam yang lalu
Kesepakatan Iran Mencakup...
Kesepakatan Iran Mencakup Dana Rp5.327 Triliun, Setengahnya Sudah Jadi Komitmen
2 jam yang lalu
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
3 jam yang lalu
Israel Danai Pemukim...
Israel Danai Pemukim Ekstremis, Bayar Rp34 Miliar Per Bulan
4 jam yang lalu
Kapal Tanker Ketiga...
Kapal Tanker Ketiga Pembawa Minyak Iran Keluar dari Garis Blokade AS
5 jam yang lalu
Infografis
Respons Rusia soal Trump...
Respons Rusia soal Trump Telepon Putin untuk Akhiri Perang Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved