alexametrics

Inggris Berharap Rusia dan China Setujui Resolusi Soal Suriah

loading...
Inggris Berharap Rusia dan China Setujui Resolusi Soal Suriah
Inggris berharap bahwa China dan mungkin Rusia akan mendukung rancangan resolusi baru mengenai mekanisme untuk menyelidiki serangan kimia di Suriah. Foto/Istimewa
A+ A-
NEW YORK - Inggris berharap bahwa China dan mungkin Rusia akan mendukung rancangan resolusi baru mengenai mekanisme untuk menyelidiki serangan kimia di Suriah. Resolusi itu diajukan oleh Inggris, Amerika Serikat (AS) dan Prancis.

Rancangan resolusi itu diketahui diajukan ketiga negara tersebut pada Sabtu lalu. Resolusi ini diharapkan untuk mengatasi masalah senjata kimia, serta masalah politik dan kemanusiaan.

"Saya pikir itu mewakili kehendak sebagian besar orang di Dewan Keamanan, termasuk China. Jadi, selama beberapa hari dan minggu ke depan, kami akan mengejar itu dengan Sekretaris Jenderal, dan kami melihat ke Rusia untuk kembali ke dalam lipatan internasional dan membantu kami menyelesaikan konflik ini," kata Duta Besar Inggris untuk PBB, Karen Pierce, seperti dilansir Sputnik pada Senin (16/4).

Rancangan resolusi baru tersebut menyerukan untuk memastikan akses kemanusiaan ke daerah-daerah yang dikepung, gencatan senjata dan juga membutuhkan partisipasi Damaskus dalam perundingan damai di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa. Selain itu, rancangan resolusi mengusulkan melakukan investigasi independen terhadap serangan kimia yang dilaporkan di Suriah.

"Kami lebih suka kembali ke tahap di mana Rusia bekerja dengan sisa P-5 dan DK untuk menemukan cara untuk membawa rezim Bashar al-Assad ke meja perundingan, dan kembali ke proses politik, untuk memiliki penghentian permusuhan, untuk membongkar senjata kimia, dan untuk itu harus ada pertanggungjawaban," tukasnya.

Pada 10 April, DK gagal mengadopsi rancangan resolusi yang diajukan AS, yang menyerukan penyelidikan atas serangan senjata kimia yang dilaporkan di kota Duma, setelah Rusia menggunakan hak vetonya.
(esn)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak