alexametrics

Media Israel Ketar-ketir Rusia Pasok S-300 ke Suriah

loading...
Media Israel Ketar-ketir Rusia Pasok S-300 ke Suriah
Sistem pertahanan udara S-300 Rusia. Foto/Istimewa
A+ A-
TEL AVIV - Pernyataan Kementrian Pertahanan Rusia bahwa Moskow mungkin mempertimbangkan kembali penjualan sistem S-300 ke Damaskus setelah serangan udara AS dan sekutunya, telah menimbulkan kekhawatiran di kalangan analis dan wartawan Israel. Mereka prihatin atas kemungkinan ancaman yang mungkin ditimbulkan terhadap negara Yahudi itu.

Jerusalem Post memperingatkan bahwa superioritas udara Israel berada pada risiko di salah satu wilayah yang paling sulit jika Rusia memutuskan untuk menjual sistem pertahanan udara yang lebih canggih ke Suriah.



Surat kabar itu telah menyuarakan kekhawatiran bahwa pilot Israel mungkin akan terbunuh jika Damaskus memiliki senjata yang lebih efektif. Unit yang dimaksud adalah S-300, sistem rudal jarak-jauh Rusia, yang dikembangkan untuk bertahan terhadap pesawat dan rudal jelajah. Sistem pertahanan ini adalah salah satu senjata paling canggih di kelasnya.

Analis dari penyiar berita I24 Ron Ben-Yishai mendukung kekhawatiran ini. Ia mengatakan bahwa negara Yahudi itu harus mengambil tindakan peringatan dan pencegahan yang belum diambil sejauh ini, seperti dikutip dari Sputniknews, Senin (16/4/2018).

Kepala Direktorat Operasional Utama Staf Umum Rusia Sergei Rudskoy mengatakan bahwa Rusia mungkin mempertimbangkan untuk menjual sistem S-300 ke Damaskus tak lama setelah serangan yang dipimpin AS pada 14 April.

Moskow telah memutuskan untuk tidak menjualnya ke Damaskus, Suriah, beberapa waktu lalu karena permintaan mendesak dari beberapa mitra Baratnya. Tapi jika situasi umum menyatakan lain, mengambil peristiwa terbaru, Rusia dapat mempertimbangkan permintaan tidak hanya untuk Suriah, tetapi untuk negara-negara lain.

Menurut media, sistem S-300 yang lebih baru bisa menjadi peningkatan yang diperlukan untuk pertahanan udara Suriah, yang sekarang terdiri dari senjata era Soviet. Menurut Jerusalem Post, sistem pertahanan udara Rusia paling canggih yang dimiliki Damaskus adalah sistem pertahanan udara jarak pendek yang Pantsir S-1, yang mampu menembak jatuh drone dan rudal di wilayah udara Suriah.
halaman ke-1 dari 3
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak