5 Fakta Kehebatan Houthi, Pendukung Sejati Palestina yang Ditakuti Israel dan AS

Jum'at, 12 Januari 2024 - 19:19 WIB
loading...
A A A
Baca Juga: Takut dengan Houthi? Arab Saudi Minta AS dan Inggris Menahan Diri

2. Aslinya Kelompok Minoritas Syiah Bersenjata

5 Fakta Kehebatan Houthi, Pendukung Sejati Palestina yang Ditakuti Israel dan AS

Foto/Reuters

Melansir BBC, Houthi adalah kelompok bersenjata dari sub-sekte minoritas Muslim Syiah di Yaman, Zaidi. Nama mereka diambil dari pendiri gerakan tersebut, Hussein al Houthi.

Secara resmi dikenal sebagai Ansar Allah (Partisan Tuhan), kelompok ini dibentuk pada tahun 1990an untuk memerangi apa yang mereka lihat sebagai korupsi yang dilakukan presiden saat itu, Ali Abdullah Saleh.

Presiden Saleh, yang didukung oleh militer Arab Saudi, mencoba melenyapkan pemberontak Houthi pada tahun 2003, namun Houthi berhasil memukul mundur keduanya.

Pemberontak Houthi telah melancarkan perang saudara sejak tahun 2014 melawan pemerintah Yaman. Pemerintah telah didukung melawan Houthi oleh koalisi negara-negara Arab yang dipimpin oleh Arab Saudi dan UEA.

Pada awal tahun 2022, perang tersebut telah menyebabkan sekitar 377.000 kematian dan menyebabkan empat juta orang mengungsi, menurut PBB.

Kelompok Houthi menyatakan diri mereka sebagai bagian dari “poros perlawanan” yang dipimpin Iran melawan Israel, Amerika Serikat dan Barat – bersama dengan Hamas dan Hizbullah.

3. Terinspirasi Hizbullah

5 Fakta Kehebatan Houthi, Pendukung Sejati Palestina yang Ditakuti Israel dan AS

Foto/Reuters

Pemberontak Houthi mencontoh kelompok bersenjata Syiah di Lebanon, Hizbullah.

Hizbullah telah membekali mereka dengan keahlian dan pelatihan militer yang luas sejak tahun 2014, menurut lembaga penelitian AS, Pusat Pemberantasan Terorisme.

Kelompok Houthi juga menganggap Iran sebagai sekutu, karena Arab Saudi adalah musuh bersama mereka.

Iran diduga memasok senjata kepada pemberontak Houthi, dan AS mengatakan intelijen Iran sangat penting untuk memungkinkan mereka menargetkan kapal.

“Kami tahu bahwa Iran sangat terlibat dalam perencanaan operasi terhadap kapal-kapal komersial di Laut Merah,” kata juru bicara keamanan nasional Gedung Putih Adrienne Watson.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Houthi dan Arab Saudi...
Houthi dan Arab Saudi Saling Serang, Ini 5 Pemicunya
AS Tak Umumkan Serangan...
AS Tak Umumkan Serangan Udara ke Iran, Apakah Dikaitkan dengan Angka Sial?
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Pengamat Hubungan Internasional:...
Pengamat Hubungan Internasional: Indonesia Perlu Cermati Dinamika Jelang Pilpres AS 2028
Menlu Indonesia dan...
Menlu Indonesia dan 7 Negara Islam Kecam Tindakan Provokatif Israel di Masjid Al-Aqsa
Wow, Jepang Akan Uji...
Wow, Jepang Akan Uji Coba Penambangan Mineral Tanah Jarang 6 Km di Bawah Laut
Rekomendasi
Ekonomi Restoratif Digagas...
Ekonomi Restoratif Digagas Jadi Jembatan Pembangunan Hijau Berkelanjutan
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Tambah Pasokan LPG 3 Kg di Majalengka dan Subang
Wamendagri: Indonesia...
Wamendagri: Indonesia Punya Satu Kesempatan Manfaatkan Bonus Demografi Menuju Negara Maju
Berita Terkini
Setelah Ribuan Gen Z...
Setelah Ribuan Gen Z Berdemo selama Berminggu-minggu, Menteri Pendidikan India Mundur
Viral di Media Sosial,...
Viral di Media Sosial, Jet Tempur AS Diduga Jatuh di Iran pada Serangan ke-13
Siapa Yu Deng dan Hong...
Siapa Yu Deng dan Hong Wang? Matematikawan China yang Memecahkan Masalah Paling Sulit di Dunia
Selama 30 Tahun, Kakek...
Selama 30 Tahun, Kakek di Singapura Ini Perkosa 11 Gadis, Termasuk Anak, Cucu, hingga Keponakan
Ini Perceraian Termahal...
Ini Perceraian Termahal Abad Ini! Nilainya Capai Rp11 Triliun
Houthi dan Arab Saudi...
Houthi dan Arab Saudi Saling Serang, Ini 5 Pemicunya
Infografis
Pete Hegseth, Menteri...
Pete Hegseth, Menteri Perang AS yang Dikenal Rasis, Radikal, dan Pemabuk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved