alexametrics

Video Cekoki Bayi dengan Rokok Viral, Wanita AS Diciduk Polisi

loading...
Video Cekoki Bayi dengan Rokok Viral, Wanita AS Diciduk Polisi
Brianna Ashanti Lofton (insert) harus merasakan dinginnya lantai penjara karena mencekoki bayinya dengan rokok. Foto/Istimewa
A+ A-
WASHINGTON - Polisi Amerika Serikat (AS) menangkap seorang wanita setelah video membantu bayinya merokok viral di dunia maya. Ibu muda itu di dakwa dengan dua tuduhan kejahatan pelecehan terhadap anak-anak dan kepemilikan ganja.

Brianna Ashanti Lofton (20) harus berurusan dengan pihak kepolisian setelah videonya 'mencekoki' anaknya dengan rokok tersebar di dunia maya. Video itu telah dilihat lebih dari satu juta orang sebelum polisi akhirnya mencokok wanita muda itu.

Dalam video tersebut, nampak tangan orang dewasa memegang seperti cerutu kecil ke bibir bayi. Bayi itu tampak menghirup dan mengeluarkan embusan asap.

Polisi di Raleigh, North Carolina, mengatakan bahwa anak itu telah ditempatkan di departemen layanan perlindungan anak di distrik tersebut.

"Terima kasih banyak kepada semua orang yang memposting informasi tentang ibu dan bayi yang merokok," kata pihak kepolisian Raleigh, North Carolina.

"Berkat kemauan kalian untuk terlibat, anak itu sekarang aman dan ibunya berada dalam tahanan polisi," imbuh pernyataan pihak kepolisian seperti dikutip dari Sky News, Kamis (22/3/2018).

Pria yang menyebarkan video itu mengaku puas karena telah membantu meningkatkan kesadaran. Rasheed Martin dari Rochester, New York, mengatakan bahwa dia tidak mengenal ibunya dan menemukan video itu ketika dibagikan oleh salah satu temannya.

Ia kemudian memposting ulang video tersebut dan meminta pengikutnya untuk membantu mengidentifikasi wanita itu.

"Setelah semakin banyak orang mengetahui tentang situasi ini, mereka menunjukkan kepada saya screenshot dari halaman Facebook-nya yang sebenarnya," tutur Martin.

"Lalu aku kemudian menambahkannya ke postingan sehingga semua orang bisa tahu persis siapa yang melakukan itu pada gadis kecil yang malang," tukasnya.
(ian)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak