alexametrics

Kemlu RI Temui Keluarga WNI yang Dieksekusi di Saudi

loading...
Kemlu RI Temui Keluarga WNI yang Dieksekusi di Saudi
Iqbal menuturkan, ia bertemu keluarga Zaini untuk menyampaikan kabar kematian pria yang sudah lebih dari 20 tahun bekerja di Saudi itu. Foto/Victor Maulana/Sindonews
A+ A-
JAKARTA - Direktur Perlindungan Warga Negara dan Badan Hukum Indonesia Kementerian Luar Negeri Indonesia, Lalu Muhammad Iqbal menuturkan dia sudah menemui keluarga Zaini Misrin di Bangkalan, Madura. Zaini adalah warga negara Indonesia (WNI) yang diesekusi mati oleh pemerintah Arab Saudi.

Iqbal menuturkan, ia bertemu keluarga Zaini untuk menyampaikan kabar kematian pria yang sudah lebih dari 20 tahun bekerja di Saudi itu dan menyampaikan ucapan belasungkawa. Iqbal menyebut keluarga sudah mengiklaskan kepergian Zaini.

"Pemerintah ungkapan dukacita mendalam kepada keluarga, khususnya kepada istri yang saat ini sudah di Jeddah dan dua anak yang saya kunjungi di Bangkalan," kata Iqbal pada Senin (19/3). 

"Sesuai SOP saya berkunjung ke Bangkalan didampingi BNP2TKI, Disnaker Bangkalan dan kepala desa untuk menyampaikan ucapan dukacita pemerintah. Karena keluarga sudah terlibat dalam upaya pembebasan Zaini sedari awal, keluarga bisa menerima kejadian ini dengan ikhlas," sambungnya.

Sebelumnya, Iqbal menyebut pemerintah Indonesia sangat terkejut dengan kabar eksekusi terhadap Zaini. Dia juga mengakui bahwa Saudi memang tidak memberikan notifkasi kepada perwakilan Indonesia di Saudi, karena memang berdasarkan peraturan di sana, Riyadh memang tidak berkewajiban memberikan notifikasi kepada perwakilan asing, jika ada warganya yang akan dieksekusi.

Meski mengetahui hal ini, Iqbal menyebut pemerinyah Indonesia masih menyangkan sikap tersebut, mengingat kedekatan kedua negara. Selain itu sudah ada komitmen dari pemimpin Saudi, saat berkunjung ke Jakarta, bahwa mereka akan memberikam notifikasi jika ada WNI lainnya yang dieksekusi.
(esn)
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak