alexametrics

Pelantikan Presiden Cile Baru

Pinera Janji Akhiri Kebekuan Ekonomi

loading...
Pinera Janji Akhiri Kebekuan Ekonomi
Pinera Janji Akhiri Kebekuan Ekonomi. (Reuters).
A+ A-
SANTIAGO - Miliarder Cile Sebastian Pinera berjanji memerangi kebekuan ekonomi selama beberapa tahun pemerintahan sayap kiri-tengah.

Janji itu diungkapkan tokoh konservatif itu saat dia memulai periode baru sebagai presiden Cile pada Minggu (11/3) waktu lokal. Dia pun menyerukan penghematan dan dukungan untuk kelas menengah yang jumlahnya menyusut di salah satu negara paling kaya Amerika Latin tersebut.

Setelah menerima selempang kepresidenan dari sosialis Presiden Michelle Bachelet, Pinera kini menjadi presiden untuk empat tahun pemerintahan. Sejak kampanye, dia berjanji membantu memerangi kemiskinan dan mengubah Cile menjadi negara maju dalam satu dekade.

Dia menyatakan dalam pidatonya bahwa pemerintah akan melakukan operasi bedah besar pada sistem layanan kesehatan publik dan memperkuat program kesejahteraan.

Dia juga akan membuat kebijakan berdasarkan perubahan bertahap dan konsensus. “Untuk membuat kemajuan di semua tujuan itu, penting bagi kita untuk mengatasi stagnasi selama beberapa tahun terakhir, memulihkan keseimbangan fiskal serta kepemimpinan, dinamisme dan kemampuan kita untuk tumbuh,” kata Pinera saat pidato dari balkon di istana kepresidenan di ibu kota Santiago.

Pinera, 68, dipilih pada Desember dengan mandat kuat, menjadi anggota terbaru kelompok pemimpin konservatif yang berkuasa di Amerika Selatan dalam beberapa tahun terakhir. Semua tokoh konservatif itu pun hadir dalam upacara pelantikannya.

Pinera merupakan ekonom berpelatihan Harvard dan putra politisi sayap kiri ternama. Dia menghasilkan kekayaan dengan mengenalkan kartu kredit pada Cile pada 1980-an. “Negara harus hemat dan efisien dalam penggunaan sumber daya publik serta tidak boleh terkungkung birokrasi, korupsi, atau para operator politik,” kata Pinera, dikutip kantor berita Reuters.

Menteri Keuangan mendatang di kabinet Pinera, Felipe Larrain menjelaskan, dia akan mengurangi belanja pemerintah tahun ini, setelah pemerintahan Bachelet membiarkan defisit fiskal yang lebih besar dibandingkan proyeksi sebesar 2,1% dari produk domestik bruto (PDB), bukannya 1,7% seperti yang ditargetkan pemerintah. “Tanpa ragu, ini berita buruk. Kita harus segera bekerja untuk memeriksa dan memahami bagaimana peningkatan defisit ini terjadi,” ujar Larrain pada acara pelantikan presiden baru tersebut.

Saat kampanye pemilu presiden, Pinera menyatakan, secara bertahap akan menyeimbangkan anggaran selama enam hingga delapan tahun. Untuk memulihkan kembali pertumbuhan di negara produsen tembaga terbesar dunia itu, Menteri Pertambangan mendatang Baldo Prokurica menyatakan, pemerintah akan menyelamatkan investasi tambang sebesar USD50 miliar dari hambatan birokrasi. Meski demikian, Pinera harus memerintah dengan Kongres yang terbelah dan koalisi sayap kiri bertekad melawan rencananya untuk mengurangi pajak dan mengubah kebijakan progresif Bachelet. (Muh Shamil)
(nfl)
preload video
BERITA TERKAIT
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak