alexametrics

Penembakan Florida: FBI Telah Diperingatkan 5 Bulan Sebelumnya

Penembakan Florida: FBI Telah Diperingatkan 5 Bulan Sebelumnya
Nikolas Cruz ditangkap polisi beberapa jam setelah aksi brutalnya menewaskan 17 siswa SMA di Florida. Foto/Istimewa
A+ A-
WASHINGTON - Menurut seorang blogger video badan investigasi Amerika Serikat (AS), FBI, telah mendapatkan peringatan akan kemungkinan ancaman penembakan sekolah di Florida. Ancaman itu datang dari pengguna YouTube dengan nama akun yang sama dengan tersangka dalam pembantaian di Parkland, Florida, Rabu atau Kamis dini hari.

Ben Bennight, blogger video YouTube berusia 36 tahun dari Mississippi, melihat pada bulan September sebuah komentar yang mengkhawatirkan pada sebuah video yang dipostingnya. Ia lantas menghubungi FBI.

"Saya akan menjadi penembak sekolah profesional," tulis komentar tersebut, ditinggalkan oleh seorang pengguna dengan nama Nicolas Cruz, nama yang sama dengan pelaku penembakan Marjory Stoneman Douglas High School pada hari Rabu, menewaskan sedikitnya 17 orang.

Menurut petugas penegak hukum, itu adalah satu dari setidaknya dua laporan tentang pelaku kepada FBI. Namun, FBI tidak membagikan informasi tersebut kepada penegak hukum setempat.

Bennight pun menunjukkan tangkapan layar komentar tersebut. Menurutnya itu adalah tip line untuk FBI, namun alamat emailnya tidak sah. Ia menindaklanjuti temuannya itu dengan menelpon FBI. Komentar di YouTube itu kemudian ditarik.

Menurut Bennight, agen dari kantor lapangan FBI di Mississippi menghubunginya dan datang ke kantornya untuk melakukan wawancara langsung keesokan harinya. Bennight mengatakan kepada agen ia tidak tahu apa-apa tentang pengguna tersebut. Itu adalah kontak terakhir yang dia dapatkan dengan FBI sampai hari Rabu di mana peristiwa brutal itu terjadi.

Agen khusus FBI yang bertanggung jawab atas divisi Miami, Robert Lasky, mengkonfirmasi pada hari Kamis pagi bahwa biro tersebut mendapat laporan pada tahun lalu tentang komentar YouTube tersebut.

"Tidak ada informasi lain yang disertakan dengan komentar yang akan mengindikasikan waktu, lokasi, atau identitas sebenarnya dari orang yang memberikan komentar," kata Lasky saat konferensi pers.

"FBI melakukan tinjauan database, mengecek namun tidak dapat mengidentifikasi orang yang benar-benar membuat komentar tersebut," jelasnya seperti dikutip dari CNN, Kamis (15/2/2018).

Tidak jelas apakah FBI pernah mengidentifikasi tersangka dalam laporan ancaman lainnya.

Pada Rabu siang, setelah Cruz ditangkap, Bennight mendapat telepon dari seorang agen di kantor lapangan FBI di Miami, yang ingin menindaklanjuti insiden September tersebut. Beberapa jam kemudian, agen FBI dari kantor Mississippi mengunjungi Bennight lagi.

"Saya melihat ceritanya seperti membaca berita saya, tapi saya tidak terlalu memperhatikannya," kenangnya.

"Tapi ketika FBI mengatakan itu adalah nama yang sama, hal pertama yang terlintas dalam pikiran saya adalah, 'Wow, saya harap Anda setidaknya mengamati orang ini bahwa saya memberi tahu Anda beberapa bulan yang lalu," cetusnya.
(ian)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top