alexametrics

Inggris Ancam Kirim Kapal Perang, China Diminta Melawan

Inggris Ancam Kirim Kapal Perang, China Diminta Melawan
Kapal perang Inggris, HMS Sutherland, dikirim ke kawasan sengketa di Laut China Selatan pada bulan depan. Foto/The Telegraph
A+ A-
BEIJING - Media pemerintah China mengecam ancaman Inggris yang akan mengirim kapal perangnya ke kawasan sengketa di Laut China Selatan pada bulan depan. Media tersebut menyerukan agar Beijing melawan dengan tegas.

Menteri Pertahanan Inggris Gavin Williamson pada pekan lalu mengonfirmasi bahwa Angkatan Laut Kerajaan Inggris akan mengirim kapal perang fregat Type 23 ke Laut China Selatan untuk patroli kebebasan bernavigasi. Kapal tersebut akan berangkat dari Australia.

Surat kabar Global Times menuduh Inggris mencoba menjadi negara “inti” di panggung global setelah Brexit (Inggris keluar dari Uni Eropa).

Baca: Siap Kirim Kapal Perang, Inggris Ingin Konfrontasi dengan China

Dalam sebuah editorial yang berjudul “Williamson wags limp finger at China (Williamson mengibaskan jari lemas ke China)”, surat kabar tersebut mengatakan bahwa Inggris ”bermuka  ganda dengan kebijakan Beijing-nya.

”(Negara) ini sangat ingin memperdalam kerja sama perdagangan dan ekonomi dengan China, namun tidak pernah melupakan identitasnya sebagai negara barat yang 'mulia',” bunyi editorial yang dilansir Senin (15/2/2018).

”Inggris kadang-kadang bertindak capriciously melawan China karena takut hal itu mungkin terkucilkan setelah Brexit,” lanjut editorial Global Times.

Surat kabar itu juga menulis peringatan kepada Inggris dan sekutunya—termasuk Australia—dengan menyatakan; ”Beijing sadar dan menyesuaikan diri dengan diplomasi Barat yang khas terhadap China”.

”Dengan bertindak melawan China, Kementerian Pertahanan Inggris berusaha untuk memvalidasi keberadaannya dan mendapat perhatian,” tulis surat kabar pemerintah tersebut.

Editorial itu meminta Williamson agar mengonfirmasi apakah ancamannya mengirim kapal perang ke Laut China Selatan dimaksudkan sebagai provokasi militer terhadap China atau tidak. ”Jika Williamson berkeras menantang China, tampaknya Beijing harus menanggapi,” imbuh editorial itu.

Ketika mengumumkan pelayaran kapal perang Inggris pada pekan lalu, Williamson tidak menyebutkan apakah kapal fregat tersebut akan berada dalam jarak 12 mil laut dari sebuah pulau buatan China di kawasan sengkata atau tidak.

Namun, Menteri Inggris itu mengatakan bahwa penting bagi AS, Inggris, Australia dan negara-negara lain untuk menegaskan nilai-nilai sekutu di Laut China Selatan. Menurutnya, Australia perlu meningkatkan permainannya di wilayah tersebut.
(mas)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top