alexametrics

Bilang Australia Bukan Negara ke Mahasiswa, Profesor AS Dipecat

loading...
Bilang Australia Bukan Negara ke Mahasiswa, Profesor AS Dipecat
Foto/Ilustrasi/Sindonews/Ian
A+ A-
WASHINGTON - Sebuah kampus Amerika Serikat (AS) memecat seorang profesor setelah menyatakan Australia bukan negara tapi sebuah benua. Sang profesor bahkan hendak melakukan penelitian independen terhadap masalah tersebut.

Southern New Hampshire University memecat seorang dosen wanita, yang identitasnya dirahasiakan, atas pengaduan seorang mahasiswa sosiologi bernama Ashley Arnold. Pengaduan itu bermula ketika Arnold tidak lulus dalam sebuah tugas. Tugas itu mengharuskan mahasiswa membandingkan norma sosial antara AS dengan negara lain.

Arnold pun memilih Australia untuk dijadikan negara pembanding untuk tugasnya. Namun betapa terkejutnya Arnold ketika ia dinyatakan gagal karena sang dosen percaya bahwa Australia adalah sebuah benua, bukan negara.

"Awalnya saya pikir itu lelucon; ini tidak bisa nyata. Kemudian saat saya terus membaca, saya menyadari bahwa ini nyata," katanya kepada BuzzFeed News.



"Dengan tingkat pendidikannya, keahliannya, siapa yang tidak tahu Australia adalah negara? Jika dia ragu atau mempertanyakannya, mengapa dia tidak mencarinya di Google untuk dirinya sendiri," imbuhnya seperti dikutip dari RT, Minggu (11/2/2018).

Arnold kemudian mengirimkan serangkaian email berisi referensi dari perpustakaan sekolah kepada sang profesor. Tujuannya adalah membantu sang dosen dan menjelaskan bahwa Australia adalah sebuah benua dan negara. Arnold bahkan merujuknya ke bagian halaman web pemerintah Australia yang berjudul "About Australia" yang mengatakan Australia adalah sebuah benua dan negara terbesar keenam di dunia (7.682.300 km per segi).

Namun, dosen wanita dengan gelar profesor dalam bidan filsafat itu masih belum yakin. Ia bahkan mengatakan perlu melakukan penelitian mengenai masalah benua atau negara tersebut.

Setelah meninjau makalah Arnold, sang profesor memberinya nilai B+, namun tidak pernah meminta maaf. Ia hanya mengakui bahwa ia memiliki kesalahpahaman tentang perbedaan antara Australia sebagai negara dan benua.

Kaget dengan alasan dosen tersebut, Arnold pun kemudian melaporkan hal tersebut ke pihak universitas tersebut. Pengaduan itu berujung pada pemecatan sang profesor dan permintaan maaf secara formal kepada Arnold dan semua warga Australia.

"Kami sangat menyesali interaksi antara profesor kami dan mahasiswanya. Kami telah meminta maaf kepada Arnold, mengganti dosennya dan mengembalikan uang kuliahnya untuk kursus ini," kata SNHU di Twitter.

"Bagi teman-teman di Australia, kami tahu bahwa Anda adalah seorang negara dan benua, semoga sukses di Olimpiade!" demikian pernyataan itu.

Sebagai kompensasi, presiden SNHU Paul LeBlanc memberikan Arnold boneka koala dan tiket pulang pergi ke Australia. Dengan tawaran yang begitu murah hati itu, Arnold pun mentweet: "SNHU menangani masalah saya dengan sangat baik dan saya bangga menjadi seorang pelajar."
(ian)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak