alexametrics

Pembantu Erdogan Ancam Patahkan Kaki PM dan Menteri Yunani

loading...
Pembantu Erdogan Ancam Patahkan Kaki PM dan Menteri Yunani
Foto/Ilustrasi/Sindonews/Ian
A+ A-
ANKARA - Pejabat Yunani yang menginjakkan kaki di pulau-pulau yang diperebutkan di Laut Aegea akan menghadapi kemarahan Turki yang lebih buruk dari pada Afrin. Ancaman itu dilontarkan seorang penasihat Presiden Turki. Athena pun dengan cepat mencelanya ucapannya yang kasar itu.

"Kami akan mematahkan lengan dan kaki Perdana Menteri Yunani Alexis Tsipras atau menteri mana pun, yang berani masuk ke Imia di Laut Aegea," ujar Yigit Bulut, penasihat senior Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, seperti dikutip dari RT, Sabtu (3/2/2018)

Pejabat tersebut merujuk pada sepasang pulau tak berpenghuni di bagian timur Laut Aegea yang telah lama menjadi subyek perselisihan teritorial antara Turki dan Yunani.



"Jika Athena berusaha lebih lanjut untuk melanggar apa yang diklaim Ankara sebagai kedaulatan teritorialnya, maka akan merasakan kemarahan Turki, yang lebih buruk daripada di Afrin," pejabat tersebut memperingatkan, mengacu pada operasi militer Turki di wilayah utara Suriah yang menargetkan milisi Kurdi.

Ucapan itu didorong oleh usaha Menteri Pertahanan Yunani, Panos Kammenos, baru-baru ini untuk mengunjungi wilayah-wilayah yang diperebutkan.

Pada tanggal 28 Januari, media Turki melaporkan bahwa penjaga pantai Turki "memblokir" Panos Kammenos untuk mendekati pulau-pulau tersebut. Kammenos menuju wilayah yang disengketakan untuk meletakkan karangan bunga dalam rangka memperingati tiga perwira Yunani yang meninggal di sana dalam sebuah kecelakaan helikopter pada tahun 1996.

Setelah peringatan dari militer Turki, kapal yang membawa menteri tersebut meninggalkan daerah itu tanpa insiden apapun, kantor berita Turki Anadolu melaporkan, mengutip menteri dalam negeri Turki dan Staf Umum.

Kementerian Luar Negeri Yunani mengecam ancaman Bulut dengan menyebut mereka "tak terkatakan."

"Ucapan seperti itu asing bagi budaya politik Eropa," kata kementerian tersebut dalam sebuah pernyataan, menambahkan, bahwa posisi semacam itu tidak berkontribusi untuk memperbaiki hubungan antara Athena dan Ankara.
halaman ke-1 dari 2
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak