alexametrics

Pakai Pistol Buatan Sendiri, Pemuda Palestina Lawan Tentara Israel

Pakai Pistol Buatan Sendiri, Pemuda Palestina Lawan Tentara Israel
Pistol buatan sendiri milik pemuda Palestina yang digunakan dalam baku tembak melawan tentara Israel, di Tepi Barat, pada Kamis (18/1/2018). Foto/Twitter@IDFSpokesperson
A+ A-
TEPI BARAT - Seorang pemuda Palestina tewas dalam baku tembak dengan tentara Israel di dekat Kota Jenin, Tepi Barat, pada Kamis (18/1/2018). Pemuda itu bertempur dengan pistol buatannya sendiri.

Dalam insiden itu, satu warga Palestina dan dua tentara Israel lainnya juga terluka. Baku tembak terjadi sebelum fajar.

Awalnya, pasukan Israel mengepung rumah Ahmed Nasser Jarrar, 22, yang berdasarkan informasi intelijen dia dan beberapa orang lain di rumah tersebut telah terlibat dalam pembunuhan seorang pemukim Israel pada pekan lalu.

Mengutip laporan kantor berita Wafa, Jarrar menggunakan pistol otomatis untuk menembak tentara Israel. Pemuda itu tewas akibat tembakan pasukan Israel.

Sementara itu, tentara Israel dalam sebuah pernyataan di Twitter mengatakan bahwa Jarrar menggunakan senjata buatan sendiri. Tentara Israel juga mengaku menangkap beberapa warga Palestina yang terlibat baku tembak.

“Sebelumnya, tentara IDF menangkap seorang warga Palestina yang melepaskan tembakan menggunakan senapan buatan sendiri di sebuah rute dekat Desa Nabi Elias, sebelah utara Alfei Menashe. Senjata dan amunisi ditemukan pada tersangka dan disita untuk penyelidikan lebih lanjut,” tulis militer Israel melalui akun Twitter-nya, @IDFSpokesperson.

Media lokal melaporkan Ahmed Nasser Jarrar adalah putra komandan senior Hamas Nasser Jarrar dibunuh tentara Israel dalam Intifada Kedua Palestina tahun 2002.

Jarrar adalah orang Palestina kelima yang dibunuh oleh pasukan Israel sejak awal 2018. Empat lainnya terbunuh ketika pasukan Israel menembakkan amunisi selama bentrokan di Tepi Barat dan Jalur Gaza.

Ketegangan di wilayah tersebut telah meningkat dalam beberapa pekan terakhir setelah keputusan kontroversial Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel.

Keputusan yang dibacakan pada 6 Desember lalu itu telah memicu demonstrasi mematikan di wilayah Palestina yang diduduki Israel dan demonstrasi di berbagai negara yang pro dengan rakyat Palestina.
(mas)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top