alexa snippet

UEA Sebut Tuduhan Jet Tempurnya Langgar Wilayah Qatar Keliru

UEA Sebut Tuduhan Jet Tempurnya Langgar Wilayah Qatar Keliru
Menteri Luar Negeri Uni Emirat Arab (UEA) Anwar Gargash. Foto/REUTERS
A+ A-
DUBAI - Menteri Luar Negeri Uni Emirat Arab (UEA) Anwar Gargash mengkritik keluhan Qatar kepada PBB dan Dewan Keamanan  PBB soal pelanggaran wilayah udar oleh pesawat jet tempur UEA. Menurutnya, tuduhan Doha itu keliru dan membingungkan.

“Keluhan Qatar tentang pelanggaran UEA terhadap wilayah udaranya keliru dan membingungkan, dan kami berupaya untuk menanggapi secara resmi dengan bukti tersebut,” tulis Gargash di Twitter.

”Apa yang terjadi di sini adalah upaya eskalasi yang tidak beralasan. Apa yang terjadi di bawah meja sekarang muncul,” lanjut diplomat top UEA itu.

Baca: Qatar Tuduh Jet Tempur UEA Langgar Wilayah Udaranya

Seperti diberitakan sebelumnya, Qatar melalui diplomatnya di PBB mengajukan keluhan itu kepada Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres dan Presiden Dewan Keamanan PBB. Menurut Qatar, pelanggaran oleh jet tempur UEA terjadi pada 21 Desember 2017 pukul 09.45 pagi waktu setempat dengan ketinggian 33.000 kaki dan berlangsung selama satu menit.

”Alia (Ahmed bin Saif Al Thani) mengonfirmasi bahwa pesawat UEA memasuki wilayah udara Negara Qatar tanpa sepengetahuan atau persetujuan dari pihak berwenang Qatar yang kompeten,” tulis kantor berita negara Qatar, QNA, mengutip Duta Besar Qatar untuk PBB tersebut, Jumat (12/1/2018).

”Dia menganggap bahwa insiden tersebut merupakan pelanggaran mencolok terhadap kedaulatan dan integritas teritorial Negara Qatar, serta pelanggaran mencolok terhadap ketentuan hukum internasional, konvensi, piagam dan norma-norma internasional,” lanjut QNA.

UEA adalah satu dari empat negara Arab termasuk Arab Saudi, Bahrain dan Mesir yang telah memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar atas tuduhan bahwa Doha mendukung terorisme. Empat negara tersebut juga memberlakukan sanksi perjalanan dan perdagangan terhadap Qatar.

Qatar membantah tuduhan telah mendukung terorisme. Turki dan Iran membela negara kecil yang kaya di kawasan Teluk tersebut.
(mas)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top