alexametrics

Terkait Kasus Narkoba, Anak Duterte Mundur dari Posisi Wakil Walikota Davao

loading...
Terkait Kasus Narkoba, Anak Duterte Mundur dari Posisi Wakil Walikota Davao
Paolo mundur setelah dirinya dikaitkan dengan sejumlah kasus penyelundupan narkoba dan masalah pribadi. Foto/Istimewa
A+ A-
MANILA - Anak dari Presiden Filipina, Rodrigo Duterte, yakni Paolo Duterte menyatakan pengunduran diri sebagai Wakil Walikota Davao. Paolo mundur setelah dirinya dikaitkan dengan sejumlah kasus penyelundupan narkoba dan masalah pribadi.

Paolo mengumumkan pengunduran dirinya dalam sebuah sidang khusus Dewan Kota Davao. Davao adalah kampung halaman Duterte, dan Walikotanya adalah adik perempuan Paolo, Sara Duterte-Carpio.

"Ada kejadian baru-baru ini yang tidak menguntungkan dalam hidup saya yang terkait erat dengan pernikahan pertama saya yang gagal," kata Paolo dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Reuters pada Senin (25/12).

"Masalah ini (alasan mundur) dan masalah lainnya, termasuk upaya merusak reputasi saya dalam memasukan nama saya dalam kasus penyelundupan narkoba, dan pertengkaran antara dengan anak perempuan saya di muka umum," sambungnya.



Paolo memberi kesaksian pada sebuah penyelidikan senat pada bulan September mengenai pengiriman narkotika senilai USD 125 juta dari China, setelah lawan politik Duterte, mengatakan bahwa mereka percaya bahwa anak Duterte mungkin telah membantu mempermudah masuknya pengiriman di pelabuhan di Manila.  Paolo membantah terlibat dalam penyelundupan tersebut.

Baru-baru ini, dia terlibat dalam sebuah pertengkaran di media sosial dengan Isabelle, putrinya yang berusia 15 tahun dari istri pertamanya. Paolo menyebut Isabelle mempermalukan nama keluarga di Facebook, setelah Isabelle mengeluh di Twitter karena diperlakukan buruk oleh ayahnya.

Duterte sendiri sejauh ini belum memberikan pernyataan apapun mengenai pengumuman mundur anak sulungnya tersebut.
(esn)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak