Ini Bahaya AI yang Dimanfaatkan Israel untuk Membunuh Warga Tak Berdosa di Gaza

Sabtu, 02 Desember 2023 - 19:21 WIB
loading...
Ini Bahaya AI yang Dimanfaatkan...
Tentara Israel menggunakan AI untuk menyerang Gaza yang mengakibatkan banyak warga sipil tewas. Foto/Reuters
A A A
GAZA - Israel telah mengerahkan sistem kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) untuk menghasilkan target pembunuhan yang telah mengubah Gaza menjadi “pabrik pembunuhan massal.” Itu terungkap dalam laporan investigasi baru yang diterbitkan oleh media Israel +972 Magazine.

Sistem ini berbeda secara signifikan dari operasi militer sebelumnya yang menyebabkan pembunuhan tanpa pandang bulu dan tingginya angka kematian warga sipil selama serangan Israel di Gaza saat ini.

"Tentara Israel memiliki data mengenai sebagian besar target potensial di Gaza – termasuk rumah – yang menetapkan jumlah warga sipil yang kemungkinan terbunuh dalam serangan terhadap target tertentu," kata sumber kepada +972.

Jumlah ini dihitung dan diketahui sebelumnya, dan unit intelijen Angkatan Darat juga mengetahui secara kasar berapa banyak warga sipil yang pasti akan terbunuh sesaat sebelum melakukan serangan.

Baca Juga: Hamas: 240 Orang Tewas di Gaza Akibat Serangan Bom Israel

Menyoroti pengabaian yang mengejutkan terhadap kehidupan warga sipil, laporan tersebut menemukan bahwa komando militer Israel secara sadar menyetujui pembunuhan ratusan warga sipil Palestina dalam upaya untuk membunuh seorang komandan militer Hamas.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Serang Lebanon, Israel:...
Serang Lebanon, Israel: Kami Tak Terikat dalam Perjanjian Damai Iran dan AS
Apa Itu Front Kedelapan...
Apa Itu Front Kedelapan Israel? Propaganda Digital terhadap Politikus Pro-Palestina
Hamas Peringatkan Israel...
Hamas Peringatkan Israel Perluas Garis Kuning Gaza untuk Gagalkan Perundingan Gencatan Senjata
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Kecam Israel, Menlu...
Kecam Israel, Menlu 8 Negara Muslim Desak Perlindungan Status Quo Situs Suci Islam dan Kristen di Al-Aqsa
Pilu Seorang Ibu Gugat...
Pilu Seorang Ibu Gugat OpenAI Usai Kematian Putrinya Dikaitkan ChatGPT
Masuki Tahun Baru 1448...
Masuki Tahun Baru 1448 H, Arab Saudi Ganti Kain Kiswah Kakbah
Rekomendasi
4 Upaya Penyelundupan...
4 Upaya Penyelundupan Narkoba ke Lapas dan Rutan Salemba Digagalkan, Disembunyikan di Organ Intim hingga Botol Obat
Menag: Tahun Baru Islam...
Menag: Tahun Baru Islam 1 Muharram Momentum Transformasi Diri dan Sosial
Berpengalaman di Perang...
Berpengalaman di Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn
Berita Terkini
7 Fakta Unik Cape Verde,...
7 Fakta Unik Cape Verde, Negara Kecil yang Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Siapa Pihak yang Berpotensi...
Siapa Pihak yang Berpotensi Menggagalkan Kesepakatan Perdamaian Iran dan AS?
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Momen Terakhir Wanita...
Momen Terakhir Wanita Tewas dalam Bungee Jumping 39 Meter: 'Bernapas Terengah-engah'
Infografis
Jadi Buah Terbaik di...
Jadi Buah Terbaik di Asia Tenggara, Ini 7 Manfaat Manggis untuk Kesehatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved