Perpanjangan Gencatan Senjata Gagal, Hamas-Israel Saling Menyalahkan
Jum'at, 01 Desember 2023 - 21:12 WIB
loading...
Israel kembali menggempur Jalur Gaza setelah kesepakatan gencatan senjata dengan Hamas berakhir. Foto/Al Jazeera
A
A
A
JALUR GAZA - Jet-jet tempur Israel kembali menggempur Jalur Gaza pada Jumat (1/12/2023) setelah perundingan untuk memperpanjang gencatan senjata yang telah berlangsung selama seminggu gagal.
Dalam beberapa jam setelah gencatan senjata berakhir, pejabat kesehatan di Jalur Gaza melaporkan 54 orang telah tewas dan puluhan lainnya luka-luka dalam serangan udara yang menghantam sedikitnya delapan rumah.
Petugas medis dan saksi mata mengatakan pemboman paling intensif terjadi di Khan Younis dan Rafah di Jalur Gaza selatan, tempat ratusan ribu warga Gaza berlindung dari pertempuran di wilayah utara. Rumah-rumah di wilayah tengah dan utara juga terkena dampaknya.
“Dengan dimulainya kembali pertempuran, kami menekankan: Pemerintah Israel berkomitmen untuk mencapai tujuan perang – membebaskan sandera kami, melenyapkan Hamas, dan memastikan bahwa Gaza tidak akan pernah menjadi ancaman bagi penduduk Israel,” bunyi pernyataan yang dikeluarkan kantor Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu seperti dikutip dari Reuters.
Atas kondisi terbaru yang terjadi di Jalur Gaza, Hamas dan Israel saling menyalahkan atas gagalnya perundingan perpanjangan gencatan senjata.
Baca Juga: 100.000 Bangunan di Gaza Hancur karena Bom Zionis
Masing-masing pihak mengatakan pihak lain menolak persyaratan untuk memperpanjang kesepakatan, yang mencakup pembebasan sandera yang ditawan Hamas serta kelompok militan lain dan pembebasan warga Palestina yang ditahan Israel.
Dalam beberapa jam setelah gencatan senjata berakhir, pejabat kesehatan di Jalur Gaza melaporkan 54 orang telah tewas dan puluhan lainnya luka-luka dalam serangan udara yang menghantam sedikitnya delapan rumah.
Petugas medis dan saksi mata mengatakan pemboman paling intensif terjadi di Khan Younis dan Rafah di Jalur Gaza selatan, tempat ratusan ribu warga Gaza berlindung dari pertempuran di wilayah utara. Rumah-rumah di wilayah tengah dan utara juga terkena dampaknya.
“Dengan dimulainya kembali pertempuran, kami menekankan: Pemerintah Israel berkomitmen untuk mencapai tujuan perang – membebaskan sandera kami, melenyapkan Hamas, dan memastikan bahwa Gaza tidak akan pernah menjadi ancaman bagi penduduk Israel,” bunyi pernyataan yang dikeluarkan kantor Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu seperti dikutip dari Reuters.
Atas kondisi terbaru yang terjadi di Jalur Gaza, Hamas dan Israel saling menyalahkan atas gagalnya perundingan perpanjangan gencatan senjata.
Baca Juga: 100.000 Bangunan di Gaza Hancur karena Bom Zionis
Masing-masing pihak mengatakan pihak lain menolak persyaratan untuk memperpanjang kesepakatan, yang mencakup pembebasan sandera yang ditawan Hamas serta kelompok militan lain dan pembebasan warga Palestina yang ditahan Israel.
Lihat Juga :