Israel Galau! Pilih Lanjutkan Gencatan Senjata atau Berperang Melawan Hamas
Kamis, 30 November 2023 - 01:07 WIB
loading...
A
A
A
Menteri kabinet perang mengatakan bahwa Israel sedang berperang dalam “perang paling penting” sejak Perang Kemerdekaan tahun 1948.
Bersumpah bahwa Israel tidak akan memberikan apa pun kepada Hamas, Gantz mengatakan perang akan terus berlanjut sampai penduduk komunitas perbatasan Israel yang dievakuasi di tengah pertempuran “dapat kembali dengan selamat” ke rumah mereka.
Hal senada diungkapkan Kepala Staf IDF Letjen Herzi Halevi. Dia menyetujui rencana pertempuran setelah gencatan senjata di Jalur Gaza, dalam pertemuan di markas Komando Selatan di Beersheba hari ini.
“Kami tahu apa yang perlu dilakukan, dan siap untuk tahap selanjutnya,” kata Halevi dalam sambutannya yang diberikan oleh IDF.
Sementara itu, Israel akan mendorong pembebasan semua sandera anak-anak dan perempuan sipil sebagai bagian dari perjanjian gencatan senjata saat ini dengan Hamas sebelum memperluas negosiasi untuk membebaskan sandera pria dan tentara dewasa.
“Kami punya kesepakatan, kesepakatan itu menyangkut anak-anak dan perempuan. Kami mengetahui nama-nama semua anak-anak dan semua perempuan yang berada di Jalur Gaza. Kami tidak menerima anggapan bahwa Hamas tidak tahu di mana mereka berada…bahwa Hamas akan kesulitan menemukan mereka,” kata seorang pejabat dari Kantor Perdana Menteri Israel.
Bersumpah bahwa Israel tidak akan memberikan apa pun kepada Hamas, Gantz mengatakan perang akan terus berlanjut sampai penduduk komunitas perbatasan Israel yang dievakuasi di tengah pertempuran “dapat kembali dengan selamat” ke rumah mereka.
Hal senada diungkapkan Kepala Staf IDF Letjen Herzi Halevi. Dia menyetujui rencana pertempuran setelah gencatan senjata di Jalur Gaza, dalam pertemuan di markas Komando Selatan di Beersheba hari ini.
“Kami tahu apa yang perlu dilakukan, dan siap untuk tahap selanjutnya,” kata Halevi dalam sambutannya yang diberikan oleh IDF.
Sementara itu, Israel akan mendorong pembebasan semua sandera anak-anak dan perempuan sipil sebagai bagian dari perjanjian gencatan senjata saat ini dengan Hamas sebelum memperluas negosiasi untuk membebaskan sandera pria dan tentara dewasa.
“Kami punya kesepakatan, kesepakatan itu menyangkut anak-anak dan perempuan. Kami mengetahui nama-nama semua anak-anak dan semua perempuan yang berada di Jalur Gaza. Kami tidak menerima anggapan bahwa Hamas tidak tahu di mana mereka berada…bahwa Hamas akan kesulitan menemukan mereka,” kata seorang pejabat dari Kantor Perdana Menteri Israel.
Lihat Juga :