alexa snippet

Tunaikan Janji soal Yerusalem, Trump Ledek Clinton, Bush dan Obama

Tunaikan Janji soal Yerusalem, Trump Ledek Clinton, Bush dan Obama
Presiden Amerika Serikat Donald John Trump. Foto/REUTERS/Eric Thayer
A+ A-
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada hari Jumat pagi men-tweet sebuah montase pendek dari ketiga pendahulunya yang gagal memenuhi janjinya untuk mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel.

”Saya memenuhi janji kampanye saya, yang lainnya tidak!,” tulis Trump meledek ketiga pendahulunya melalui akun Twitter-nya, @realDonaldTrump, Jumat (8/12/2017).

Tweet Trump itu muncul di tengah kemarahan dunia Arab dan masyarakat Muslim yang menolak pengakuan sepihak soal Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel.

Tak hanya mengakui Yerusalem sebagai ibu kota negara Yahudi tersebut, Trump juga berjanji untuk segera memindahkan Kedutaan Besar AS di Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem.

Tweet Trump berisi cuplikan video klip mantan presiden Bill Clinton, George W. Bush dan Barack Obama.

Bill Clinton terlihat pada tahun 1992 mengatakan; ”Yerusalem menjadi Ibu Kota Israel dan harus tetap menjadi kota yang tak terbagi seluruhnya bagi semua orang.”

Bush terlihat pada tahun 2000 mengatakan; ”Begitu saya menjabat, saya akan memindahkan Kedutaan Besar Amerika Serikat ke kota yang telah dipilih Israel sebagai ibukotanya.”

Obama terlihat pada tahun 2008 mengatakan; ”Saya terus mengatakan bahwa Yerusalem akan menjadi Ibu Kota Israel. Saya telah mengatakannya sebelumnya dan saya akan mengatakannya lagi.”

Kontroversi seputar perpindahan Kedutaan AS di Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem dimulai sejak beberapa dasawarsa yang lalu. Sebuah undang-undang yang disahkan pada tahun 1995 di bawah pemerintahan Clinton  mengamanatkan pengakuan Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel dan mengamanatkan pula pemindahan kedutaan AS di sana.
(mas)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top