alexametrics

Krisis Yerusalem dan Konflik Israel dari Masa ke Masa

loading...
Krisis Yerusalem dan Konflik Israel dari Masa ke Masa
Kota Yerusalem yang jadi sengketa antara Palestina dan Israel. Foto/REUTERS
A+ A-
YERUSALEM - Kota Yerusalem yang menjadi rumah bagi tiga umat agama samawi (Islam, Kristen, Yahudi) menjadi sorotan dunia setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump secara resmi mengakuinya sebagai Ibu Kota Israel. Keputusan Trump ini memicu kemarahan negara-negara Arab dan masyarakat internasional.

Yerusalem yang menjadi sejarah kehidupan para Nabi dan tempat berdirinya situs-situs suci tiga agama samawi sudah menjadi medan konflik dari masa ke masa. Berikut timeline krisis Yerusalem dan konflik yang melibatkan Israel, yang dirangkum SINDOnews, Kamis (7/12/2017);

Awal 1900-an

Wilayah ini kebanyakan dihuni oleh umat Islam, Kristen dan sejumlah kecil orang Yahudi. Setelah bertahun-tahun terjadi penganiayaan terutama setelah Perang Dunia Pertama, orang-orang Yahudi menganggap bahwa sebidang tanah tertentu di kota tua itu merupakan “hadiah yang dijanjikan Tuhan” untuk mendirikan sebuah negara Yahudi.

1922

Setelah runtuhnya Kekaisaran Ottoman, Inggris dan Prancis membagi wilayah-wilayah barat Asia dan Palestina menjadi “Mandat Inggris untuk Palestina”. Ketegangan antara orang Yahudi dan Arab mulai berkembang ketika lebih banyak orang Yahudi mulai berdatangan.

1947

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengusulkan sebuah rencana untuk membagi Palestina menjadi dua negara yang terpisah bagi orang-orang Yahudi—yang kemudian bernama Israel—dan orang-orang Arab yang tetap bernama Palestina. Menurut proposal tersebut, Yerusalem seharusnya tetap menjadi zona internasional.

1948

Israel mengumumkan kemerdekaan atau berdirinya negara tersebut. Negara-negara Arab tidak bisa menerima dan memicu perang dengan pasukan Israel. Israel memenangkan perang dan menguasai wilayah di luar batas yang ditentukan, termasuk Yerusalem. Israel menguasai semua wilayah Palestina kecuali Gaza dan Tepi Barat (yang dikuasai Yordania).

1964

Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) dibentuk untuk merintis sebuah negara Palestina.

1967

Negara-negara Arab dan Israel bertempur dalam Perang Enam Hari. Perang berakhir dengan Israel mengambil alih Tepi Barat, Dataran Tinggi Golan di Suriah dan Semenanjung Gaza dan Sinai di Mesir.

1978
halaman ke-1 dari 2
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak