alexa snippet

Lemahkan Houthi, Koalisi Saudi Tingkatkan Serangan Udara di Yaman

Lemahkan Houthi, Koalisi Saudi Tingkatkan Serangan Udara di Yaman
Pasukan koalisi Saudi melancarkan puluhan serangan udara di posisi Houthi di Sanaa. FOTO/IST
A+ A-
ADEN - Pasukan koalisi pimpinan Amerika Serikat (AS) meningkatkan serangan udara di Yaman kemarin saat gerakan bersenjata Houthi memperkuat kontrol di ibu kota Sanaa. Aksi koalisi Saudi itu setelah mantan Presiden Yaman Ali Abdullah Saleh tewas akibat serangan Houthi di pinggir jalan.

Saleh awalnya merupakan aliansi Houthi, tapi kemudian dia berubah haluan dengan menawarkan negosiasi dengan pasukan koalisi Saudi. Houthi menganggap langkah Saleh itu sebagai pengkhianatan dan Houthi pun bertempur melawan pasukan yang setia dengan mantan presiden itu.

Serangan aliansi Saudi digencarkan sehari setelah putra Saleh, Ahmed Ali, berjanji memimpin kampanye melawan Houthi. Intervensi oleh Ahmed Ali akan membuat perlawanan terhadap Houthi memiliki tokoh kuat. Ahmed Ali merupakan mantan pemimpin pasukan elite Yaman, Garda Republik, dan dianggap sebagai pengganti ayahnya.

Pertempuran melawan Houthi memasuki babak baru dengan tewasnya Saleh. Selama pertempuran di ibu kota Sanaa, Houthi mengusir para pendukung Saleh. Perang Yaman saat ini terjadi antara Houthi yang didukung Iran dan aliansi militer pimpinan Saudi yang mendukung pemerintahan yang ada di wilayah selatan.

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memperingatkan terjadinya krisis kemanusiaan terburuk di dunia di Yaman akibat perang tersebut. Sebelum beralih dukungan, Saleh membantu Houthi menguasai sebagian besar wilayah utara, termasuk Sanaa. Keputusan Saleh berpindah mendukung aliansi Saudi itu merupakan perubahan paling dramatis dalam perang tersebut.

Jet tempur pasukan koalisi Saudi melancarkan puluhan serangan udara di posisi Houthi di Sanaa dan wilayah lain di provinsi bagian utara. Stasiun televisi pro-Houthi, Al Masirah melaporkan, pasukan koalisi mengebom kediaman Saleh dan rumah lain milik anggota keluarganya. Warga Sanaa mengaku mendengar ledakan keras di pusat kota Sanaa. "Serangan udara juga mengenai provinsi bagian utara termasuk Taiz, Haja, Midi, dan Saada. Belum ada laporan korban jiwa," ungkap laporan televisi Al Masirah.

Puluhan ribu pendukung Houthi berpawai di Sanaa pada Selasa (5/12/2017) untuk merayakan kematian Saleh. Mereka meneriakkan slogan-slogan melawan Saudi dan aliansinya. Perang di Yaman telah menewaskan lebih dari 10.000 orang dan lebih dari dua juta warga mengungsi. Hampir satu juta orang terkena kolera dan kelaparan mengancam di penjuru negeri.

PBB memperingatkan, jutaan orang terancam tewas di Yaman akibat blokade yang dilakukan pasukan koalisi Saudi. Utusan Khusus Sekretaris Jenderal PBB untuk Yaman Ismail Ould Cheikh Ahmed meminta semua pihak menahan diri saat pertemuan di Dewan Keamanan PBB. "Meningkatnya permusuhan akan semakin mengancam warga sipil yang tinggal dan menambah penderitaan mereka," paparnya, dikutip kantor berita Reuters.

Konflik Yaman merupakan perpanjangan perebutan pengaruh antara Saudi dan Iran. Saudi mendukung pemerintahan Yaman dan Iran mendukung pemberontak Houthi.
(amm)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top