Milisi Houthi Yaman Bantah Bajak Kapal di Teluk Aden, AS Tuduh Perompak Somalia
Selasa, 28 November 2023 - 16:51 WIB
loading...
Milisi Houthi di Yaman membantah telah membajak kapal di Teluk Aden. Foto/Anadolu
A
A
A
GAZA - Kelompok Houthi Yaman membantah terlibat dalam pembajakan maritim di Teluk Aden, dan menegaskan bahwa tindakan mereka menargetkan kapal-kapal Israel.
Pernyataan ini muncul sebagai tanggapan atas pengumuman Amerika Serikat bahwa dua rudal balistik diluncurkan dari wilayah yang dikuasai Houthi di Yaman menuju kapal perusak angkatan laut Amerika di Teluk Aden.
Abdulmalik Al-Ajri, anggota biro politik dan tim negosiasi Houthi, menulis di X, “Mengenai tindakan pembajakan yang diumumkan oleh Amerika Serikat di Teluk Aden, pernyataan yang dikeluarkan oleh Angkatan Bersenjata Yaman (Houthi) adalah jelas bahwa operasi maritim mereka hanya menargetkan kapal-kapal Israel yang bermusuhan.”
Dia menganggap tuduhan AS sebagai drama konyol atau pengakuan bahwa situasi rapuh di wilayah pendudukan (di bawah kendali koalisi Arab) dan perairan regional Yaman yang berdekatan memberikan panggung yang cocok untuk pembajakan dan kelompok teroris.
Baca Juga: Berharap Perang Gaza Berhenti, Qatar Inginkan Gencatan Senjata Berkelanjutan
"Itu menunjukkan tanggung jawab yang jatuh ke tangan mereka” pada pasukan pendudukan (mengacu pada koalisi Arab)," kata Al-Ajri, dilansir Anadolu.
Sementara itu, Amerika Serikat mengatakan bahwa sekelompok penyerang yang mencoba menyita kapal kargo terkait Israel pada akhir pekan kemungkinan besar adalah perompak Somalia dan bukan pejuang Houthi dari negara tetangga Yaman.
Pernyataan ini muncul sebagai tanggapan atas pengumuman Amerika Serikat bahwa dua rudal balistik diluncurkan dari wilayah yang dikuasai Houthi di Yaman menuju kapal perusak angkatan laut Amerika di Teluk Aden.
Abdulmalik Al-Ajri, anggota biro politik dan tim negosiasi Houthi, menulis di X, “Mengenai tindakan pembajakan yang diumumkan oleh Amerika Serikat di Teluk Aden, pernyataan yang dikeluarkan oleh Angkatan Bersenjata Yaman (Houthi) adalah jelas bahwa operasi maritim mereka hanya menargetkan kapal-kapal Israel yang bermusuhan.”
Dia menganggap tuduhan AS sebagai drama konyol atau pengakuan bahwa situasi rapuh di wilayah pendudukan (di bawah kendali koalisi Arab) dan perairan regional Yaman yang berdekatan memberikan panggung yang cocok untuk pembajakan dan kelompok teroris.
Baca Juga: Berharap Perang Gaza Berhenti, Qatar Inginkan Gencatan Senjata Berkelanjutan
"Itu menunjukkan tanggung jawab yang jatuh ke tangan mereka” pada pasukan pendudukan (mengacu pada koalisi Arab)," kata Al-Ajri, dilansir Anadolu.
Sementara itu, Amerika Serikat mengatakan bahwa sekelompok penyerang yang mencoba menyita kapal kargo terkait Israel pada akhir pekan kemungkinan besar adalah perompak Somalia dan bukan pejuang Houthi dari negara tetangga Yaman.
Lihat Juga :