alexa snippet

Bukan Nuklir, Utusan China Bahas Peningkatan Kerja Sama dengan Korut

Bukan Nuklir, Utusan China Bahas Peningkatan Kerja Sama dengan Korut
Utusan khusus China yang dikirim ke Korea Utara (Korut), Song Tao. Foto/Istimewa
A+ A-
BEIJING - Persahabatan tradisional antara China dan Korea Utara (Korut) mewakili kekayaan berharga bagi rakyat kedua negara. Begitu yang dikatakan utusan khusus Beijing saat bertemu dengan pejabat tinggi Pyongyang. Tidak ada yang menyebutkan pembahasan mengenai krisis senjata nuklir Korut.

Utusan khusus China, Song Tao, bertemu dengan pejabat Korut Choe Ryong-hae untuk melaporkan hasil kongres Partai Komunis China (PKC). Song dan Choe juga terlibat pembicaraan terkait partai dan negara.

"Mereka mengatakan bahwa persahabatan tradisional antara China dan Korea Utara didirikan dan dibudidayakan oleh mantan pemimpin kedua negara, dan merupakan kekayaan berharga bagi kedua bangsa," kata departemen internasional PKC, lembaga yang dipimpin Song.

"Kedua belah pihak harus bekerja sama dengan keras untuk mempromosikan pengembangan lebih lanjut hubungan antara kedua belah pihak dan dua negara untuk menguntungkan kedua rakyat mereka," sambung pernyataan itu seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (18/11/2017).

Departemen tersebut tidak menyebutkan program nuklir atau rudal Korea Utara, yang sangat ditentang oleh China.

China telah berulang kali mendorong solusi diplomatik terhadap krisis mengenai pengembangan senjata nuklir dan rudal Korut.

"Kunci untuk meredakan situasi di semenanjung Korea terletak di tangan Washington dan Pyongyang. Jika kedua belah pihak bersikeras pada logika mereka sendiri dan menolak untuk bergerak ke arah yang sama, bahkan jika Song membuka pintu untuk pembicaraan, pintunya bisa ditutup kapan saja," bunyi editorial media China, Global Times.
(ian)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top