4 Alasan Israel Tega Membunuh Anak-Anak dan Ibu Hamil Palestina dengan Kejam

Selasa, 21 November 2023 - 13:50 WIB
loading...
A A A
Lantaran Hamas bukanlah sebuah organisasi militer resmi, membuat Israel menggolongkan Hamas sebagai teroris yang bersembunyi di dalam kerumunan warga sipil Palestina.

Pada dasarnya Hamas memang bukan organisasi militer, dan hanya kelompok milisi. Membuat mereka dianggap memiliki fleksibilitas dalam bergerak.

Namun hal itu justru dimanfaatkan Israel untuk melakukan serangan membabi buta pada warga sipil Palestina. Tak heran jika korban warga sipil termasuk ibu hamil dan anak-anak akan berjatuhan.

2. Menciptakan Ketakutan

Serangan Israel yang berani untuk membunuh ibu hamil dan anak-anak ini juga bertujuan untuk menciptakan ketakutan pada setiap kelompok milisi Palestina supaya mereka tidak melakukan serangannya lagi.

Tidak hanya itu, pihak Israel juga berani untuk menghancurkan fasilitas kesehatan dan tempat beribadah di Gaza. Meskipun dikecam oleh banyak pihak, namun Tel Aviv seakan tak bergumam dan terus melancarkan serangannya.

3. Mendapat Dukungan dari Amerika Serikat

Amerika Serikat yang dikenal sebagai negara adidaya memang telah lama memberikan dukungannya pada Israel. Membuat negeri Yahudi dapat bersikap semaunya sendiri karena memiliki sekutu yang kuat.

Menurut Fox, AS sendiri mulai mendukung pembentukan negara Yahudi setelah Perang Dunia II. Negeri Paman Sam yang sedang melakukan perang dingin dengan Uni Soviet kala itu sempat mendukung Israel yang diserang oleh sejumlah negara Arab yang disokong Soviet.

Dari situ hubungan kedua negara ini terus berkembang sampai saat ini. Bahkan ketika Israel melakukan serangan ke fasilitas kesehatan, AS yang menjadi salah satu dewan PBB justru seakan membisu dan membiarkan hal tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Serang Lebanon, Israel:...
Serang Lebanon, Israel: Kami Tak Terikat dalam Perjanjian Damai Iran dan AS
Baru Diangkat, Panglima...
Baru Diangkat, Panglima Militer Baru Hamas Tewas Diserang Israel
Israel Mulai Deportasi...
Israel Mulai Deportasi Para Aktivis Armada Gaza yang Ditahan
Drone Hizbullah Melumpuhkan...
Drone Hizbullah Melumpuhkan 80 Persen Serangan Israel di Lebanon Selatan
Militer Israel Akui...
Militer Israel Akui Sulit Melawan Drone FPV Hizbullah
Rudal AGM-188A Rusty...
Rudal AGM-188A Rusty Dagger, Membentuk Masa Depan Medan Perang
Pemakaman Ali Khamenei...
Pemakaman Ali Khamenei Disesaki Jutaan Pelayat, 50 Ribu Orang Jalani Perawatan Medis
Pecah! Momen PM Malaysia...
Pecah! Momen PM Malaysia Anwar Ibrahim Nyanyi, PM Thailand Charnvirakul Main Saksofon
Rekomendasi
Jadi Tersangka Korupsi...
Jadi Tersangka Korupsi dan TPPU, Febrie Adriansyah Belum Ditahan
Febrie Adriansyah Mundur,...
Febrie Adriansyah Mundur, Jaksa Agung Tunjuk Rudi Margono Jadi Plt Jampidsus
Tambahan Upah Pungut...
'Tambahan Upah Pungut Kae Ono Tho' Jadi Bahasa Kode Bupati Etik Suryani Peras Pegawai BPKAD
Berita Terkini
Ini Reaksi 9 Pemimpin...
Ini Reaksi 9 Pemimpin Negara NATO setelah Menerima Hadiah Pistol dari Erdogan
Bagaimana Rencana Baru...
Bagaimana Rencana Baru Iran Bunuh Trump Terungkap?
AS dan Iran Akan Kembali...
AS dan Iran Akan Kembali ke Meja Perundingan, tapi Trump punya 1 Syarat, Apa Itu?
Iran Ungkap Kelompok...
Iran Ungkap Kelompok Garis Keras yang Sesat Tembaki Kapal untuk Rusak Negosiasi dengan AS
Trump Ungkap 1.000 Rudal...
Trump Ungkap 1.000 Rudal Diarahkan ke Iran Jika Dia Dibunuh
Rusia Terbuka Jika Turki...
Rusia Terbuka Jika Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved