alexa snippet

Barcelona Lempar Balik Ancaman pada Madrid

Barcelona Lempar Balik Ancaman pada Madrid
Pemimpin Catalan Carles Puigdemont mengatakan, parlemen daerah tersebut dapat memberikan suara pada deklarasi kemerdekaan formal dari Spanyol. Foto/Reuters
A+ A-
BARCELONA - Pemimpin Catalan Carles Puigdemont mengatakan, parlemen daerah tersebut dapat memberikan suara pada deklarasi kemerdekaan formal dari Spanyol, jika pemerintah pusat gagal mengadakan pembicaraan dengan Catalonia.

"Jika pemerintah terus menghalangi dialog dan melanjutkan penindasan, parlemen Catalan dapat melanjutkan. Jika dianggap tepat, untuk memilih sebuah deklarasi formal tentang kemerdekaan," kata Puigdemont dalam sebuah surat kepada Perdana Menteri Spanyol Marian Rajoy, seperti dilansir Reuters pada Kamis (19/10).

Surat tersebut disampaikan Puigdemont sesaat sebelum tenggat yang diberikan oleh Madrid  untuk Puigdemont mencabut sebuah deklarasi kemerdekaan yang dibuatnya minggu lalu. Rajoy memberikan waktu hingga Kamis pagi waktu setempat, atau Kamis malam waktu Indonesia.

Seperti diketahui, awal pekan ini Pemerintah pusat Spanyol mengeluarkan ultimatum kepada pemerintah daerah Catalonia terkait dengan deklarasi kemerdekaan. Ultimatum ini dikeluarkan setelah Puigdemont gagal memberikan penjelasan mengenai status kemerdekaan Catalonia.

Madrid memberikan waktu kepada Barcelona untuk mencabut deklarasi kemerdekaan hingga hari ini, atau mereka akan mencabut status otonomi Catalan.

"Pemerintah Spanyol akan menguasai Catalonia dan mengaturnya secara langsung jika pemimpin Catalan Carles Puigdemont tidak mencabut deklarasi kemerdekaan untuk memisahkan wilayah tersebut dari Spanyol pada hari Kamis pukul 10.00 pagi," kata Wakil Perdana Menteri Soraya Saenz de Santamaria kala itu.
(esn)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top