alexa snippet

Artefak Kuno Ini Sulit Dipecahkan Para Ilmuwan

Artefak Kuno Ini Sulit Dipecahkan Para Ilmuwan
Artefak-artefak berusia ribuan tahun hingga kini belum bisa diketahui fungsi dan kegunaannya. Foto/IST
A+ A-
Di berbagai belahan bumi ditemukan artefak-artefak kuno berusia ribuan tahun. Di balik penemuan tersebut banyak misteri yang menyelimutinya. Dari hasil penemuan artefak tersebut banyak yang menyerupai benda-benda di zaman sekarang. Namun yang menjadi misteri hingga saat ini adalah fungsi atau kegunaan dari artefak-artefak kuno tersebut.

1. Nebra sky disk (1.600 SM)*

Disk perunggu dengan simbol emas matahari, bulan sabit bulan, dan bintang-bintang ditemukan di dekat Nebra, Jerman, pada 1999. Perangkat ini memberikan pengamatan yang cermat terhadap perjalanan matahari dan sudut antara titik kenaikan dan pengaturan di titik balik matahari musim panas dan musim dingin. Alat ini diperkirakan menjadi  "instrumen portabel" tertua untuk penelitian astronomi.

2. Seismoskop Zhang Hang, 132 M

Seismoskop ini diproduksi oleh penemu China yang luar biasa Zhang Hang. Ketika sebuah gempa terjadi, alat Zhang ini menjatuhkan bola perunggu dari kepala naga ke mulut katak yang duduk di bawahnya. Perangkat itu memiliki bandul berayun di dalamnya yang terhubung dengan kepala naga dengan tuas.

3. Kaca fleksibel (14-37 M)

Seorang perajin tak dikenal menemukan kaca fleksibel yang tidak bisa dipatahkan. Dengan bahan kaca fleksibel itu ia membuat mangkuk minum dan membawanya ke Kaisar Romawi Tiberius sebagai hadiah. Ceasar menghargai hadiah tersebut dan memenggal si penemu karena takut bahan semacam itu bisa merusak nilai emas dan perak.

4. Pilar besi Delhi (415 M)

Menjadi salah satu atraksi wisata utama di Delhi, India, pilar ini terkenal karena hampir tidak terpengaruh karat selama 1.600 tahun keberadaannya. Beberapa hipotesis mengklaim bahwa pilar terbuat dari meteorit, meski hal ini terbukti salah. Yang jelas pencipanya dinilai telah mencapai tingkat keterampilan tinggi dalam ekstraksi dan pemrosesan besi.

5. Antikythera mechanism (100 SM)

Perangkat kuno ini ditemukan dari kecelakaan Antikythera di pulau Antikythera di Yunani pada 1901.  Alat ini adalah mekanisme jarum jam kompleks yang terdiri dari setidaknya 30 gigi perunggu meshing yang ditempatkan di dalam kotak kayu.
Mekanisme ini sering disebut "komputer Yunani kuno" karena bisa memprediksi posisi astronomi dan gerhana untuk keperluan kalender dan astrologi. Ini juga melacak siklus Olimpiade kuno.

6. Sabu Disc (3.100-3.000 SM)

Bilah batu ini ditemukan di makam Sabu di desa Saqqara di Mesir. Karena sejauh ini tidak ada analog dari cakram ini yang ditemukan maka sangat sulit untuk mengatakan apa tujuannya. Yang pasti benda ini bukan piring, atau lentera, atau roda.

7. Teknik konstruksi piramida Mesir (2.667 SM)

Para ilmuwan masih belum bisa mencapai kesepakatan tentang teknik konstruksi yang digunakan untuk membangun piramida Mesir. Ada beberapa hipotesis konstruksi yang berbeda. Salah satu dari hipotesis itu mengklaim bahwa batu di piramida tersebut sebenarnya tidak diukir tapi terbuat dari beton tepat di pusat konstruksi. Namun, metode ini tidak menjelaskan adanya batu granit alam yang besar dengan berat di atas 10 ton di piramida.

8. Disc Phaistos (2.700-1.400 SM)

Disc Phaistos ditemukan di istana Minoan di Phaistos di Pulau Kreta sekitar Yunani pada 1908. Asal usul cakram dan arti tandanya masih belum jelas karena lempung cakram itu tidak ditemukan di Kreta, dan tanda tidak memiliki latar belakang yang cukup untuk diuraikan.

9. Baterai Baghdad, (lebih dari 2.500 SM)

Baterai Baghdad merupakan salah satu artefak kuno yang paling membingungkan para ilmuan maupun arkeolog. Pada 1930, pada sebidang makam kuno di luar Kota Baghdad (Khujut Rabula), beberapa arkeolog yang melakukan penggalian menemukan sebuah artefak yang diduga merupakan satu set baterai kimia berusia telah mencapai 2.000 tahun lebih.

10. Lensa Nimrud (750-710 SM)

Lensa optik yang terbuat dari batu kristal ini digali di istana Asyur Nimrud, di Irak modern, pada 1850. Lensa ini setara dengan efek pembesaran 3X. Beberapa ilmuwan percaya bahwa itu adalah bagian dari teleskop atau memiliki fungsi dekoratif.
(amm)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top