Protes Pengeboman di Gaza, Yordania Tarik Dubesnya di Israel

Kamis, 02 November 2023 - 00:12 WIB
loading...
Protes Pengeboman di...
Yordania menarik duta besarnya di Israel sebagai bentuk protes atas pengeboman Gaza. Foto/Reuters
A A A
GAZA - Yordania pada Rabu mengumumkan telah menarik duta besarnya dari Israel dan meminta duta besar Israel untuk menjauh sebagai protes atas pemboman Israel di Gaza, dengan mengatakan serangan itu telah menewaskan orang tak berdosa dan menyebabkan bencana kemanusiaan.

Duta Besar hanya akan kembali ke Tel Aviv jika Israel menghentikan perangnya di wilayah kantong tersebut dan mengakhiri “krisis kemanusiaan yang diakibatkannya,” kata Menteri Luar Negeri Ayman Safadi.

“Ini untuk mengungkapkan sikap Yordania yang menolak dan mengutuk perang Israel di Gaza yang membunuh orang tak berdosa dan menyebabkan bencana kemanusiaan yang belum pernah terjadi sebelumnya,” kata Safadi dalam pernyataan yang disiarkan media pemerintah.

Baca Juga: Ini Bukti Perang Gaza Meluas ke Irak dan Suriah

Safadi mengatakan keputusan itu juga diambil karena Israel merampas makanan, air, dan obat-obatan bagi warga Palestina setelah mereka mengepung wilayah tersebut menyusul serangan dahsyat Hamas terhadap Israel pada 7 Oktober.

Duta Besar Israel di Yordania, yang pergi dua minggu lalu di tengah protes, hanya akan diizinkan kembali dengan syarat yang sama, kata menteri tersebut.

"Yordania meningkatkan upaya diplomatik untuk menekan Israel agar mengakhiri perang, yang membawa “risiko berbahaya” berupa konflik yang menyebar ke seluruh kawasan dan mengancam perdamaian global," kata Safadi, dilansir Reuters.

Banyak warga Yordania, di negara dimana sentimen pro-Palestina tersebar luas, melakukan protes yang menyerukan pihak berwenang untuk menutup kedutaan Israel dan membatalkan perjanjian perdamaian tahun 1994 yang tidak populer antara Israel dan Yordania.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Yordania Gantung 6 Orang...
Yordania Gantung 6 Orang atas Tuduhan Terorisme
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Serang Lebanon, Israel:...
Serang Lebanon, Israel: Kami Tak Terikat dalam Perjanjian Damai Iran dan AS
Sepak Pojok Jadi Mimpi...
Sepak Pojok Jadi Mimpi Buruk! Aljazair Comeback Dramatis, Yordania Tersingkir
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Pakai Uang Pribadi,...
Pakai Uang Pribadi, Raja Salman Undang 1.000 Muslim Seluruh Dunia Umrah termasuk Indonesia
Rekomendasi
Demam Piala Dunia, Patung...
Demam Piala Dunia, Patung Ikonik Yesus Sang Penebus di Brasil Diselimuti Jersey Samba
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
PAMA Group Tanam 2.000...
PAMA Group Tanam 2.000 Bibit Mangrove di Pesisir Semarang: 'Jadi Benteng Alami dari Perubahan Iklim'
Berita Terkini
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Bill Gates Ngaku Jadi...
Bill Gates Ngaku Jadi Korban Epstein, tapi Fakta Berbicara Lain
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved