Inggris Naikkan Tingkat Ancaman Teroris ke Level Kritis

Sabtu, 16 September 2017 - 06:31 WIB
Inggris Naikkan Tingkat...
Inggris Naikkan Tingkat Ancaman Teroris ke Level Kritis
A A A
LONDON - Perdana Menteri Inggris, Theresa May, menaikkan level ancaman teror menjadi kritis. Kenaikan level ini dilakukan ditengah upaya polisi Inggris untuk mengidentifikasi pelaku peledakan kereta komuter pada Jumat pagi.

Mengangkat status teror ke tingkat tertinggi, yang berarti serangan lain dianggap sudah dekat, May mengatakan personil militer akan mengganti polisi bersenjata pada tugas penjagaan di beberapa lokasi yang dilindungi yang tidak dapat diakses publik.

"Masyarakat akan melihat lebih banyak polisi bersenjata di jaringan transportasi dan di jalan-jalan kami, memberikan perlindungan ekstra," kata May seperti dikutip dari Independent, Sabtu (16/9/2017).

"Ini adalah langkah yang proporsional dan masuk akal yang akan memberikan kepastian dan perlindungan ekstra sementara penyelidikan berlanjut," terangnya.

Pihak kepolisian Inggris sendiri tengah berusaha mengidentifikasi pelaku dengan menggunakan rekaman CCTV. Perwira kontraterorisme senior Inggris Mark Rowley menduga ada lebih dari satu pelaku yang terlibat dalam aksi peledakan itu.

Sebelumnya, Rowley mengatakan bahwa ledakan tersebut dipicu oleh sebuah bom rakitan. "Kami sekarang menilai bahwa ini adalah ledakan alat peledak rakitan," ujar Rowley.

Baca juga:
Bom Rakitan Meledak di Kereta Komuter London, 22 Terluka


Bom rakitan tersebut meledak saat kereta tersebut hendak meninggalkan stasiun bawah tanah Parsons Green di London Barat tepat ketika jam sibuk. Akibatnya 22 orang terluka dalam serangan terorisme kelima di Inggris pada tahun ini.

Perkembangan terakhir menyatakan korban luka mencapai 29 orang. Beberapa penumpang menderita luka bakar dan lainnya terluka saat mencoba melarikan diri. Namun petugas medis mengatakan bahwa tidak ada yang dianggap berada dalam kondisi serius.

Kelompok ekstrimis ISIS mengaku bertanggung jawab atas serangan bom tersebut. "Malam ini ISIS mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut," kata kantor berita kelompok militan tersebut, Amaq.

Baca juga:
ISIS Klaim Serangan Bom Kereta Komuter London
(ian)
Berita Terkait
Belajar Bahasa Inggris...
Belajar Bahasa Inggris Sambil Mancing di Kampung Inggris Sawangan
Kerajaan Inggris Resmi...
Kerajaan Inggris Resmi Deklarasikan Charles III sebagai Penguasa Inggris
PM Inggris Rishi Sunak...
PM Inggris Rishi Sunak Disebut Tidak Tersentuh
Otoritas Italia Perketat...
Otoritas Italia Perketat Prokes Fans Inggris Jelang Laga Ukraina vs Inggris
Kampung Inggris Kediri...
Kampung Inggris Kediri Sabet Dua Rekor MURI
Prabowo Bertemu PM Inggris...
Prabowo Bertemu PM Inggris Keir Starmer, Bahas Peningkatan Kerja Sama Indonesia-Inggris
Berita Terkini
Trump Akan Palaki Kapal...
Trump Akan Palaki Kapal yang Lewat Selat Hormuz, Bagaimana Aturan Hukum Internasional?
1 jam yang lalu
Agen Mossad Pernah Temui...
Agen Mossad Pernah Temui Mahmoud Ahmadinejad di Budapest, Ada Apa Gerangan?
2 jam yang lalu
Inggris Semakin Ditekan...
Inggris Semakin Ditekan untuk Kembalikan 31 Ton Emas Venezuela
2 jam yang lalu
Apa Itu Gunung Pickaxe?...
Apa Itu Gunung Pickaxe? Lokasi Penyimpanan Senjata Nuklir Iran yang Akan Dihancurkan Trump
3 jam yang lalu
Norwegia Diam-diam Gunakan...
Norwegia Diam-diam Gunakan Pengaruhnya untuk Dorong Penangguhan Israel dari FIFA
3 jam yang lalu
TV Iran Rayakan Kematian...
TV Iran Rayakan Kematian Mendadak Senator AS Pro-Israel: 'Dikirim ke Neraka'
4 jam yang lalu
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved